SUARABOTIM.COM – Penutupan sejumlah aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara mengatakan, pemerintah daerah berpotensi mengalami kekurangan pendapatan ratusan miliar dari sektor pajak MBLB pada perubahan anggaran tahun ini.
“Di anggaran perubahan ini sepertinya kita agak kekurangan pendapatan sekitar Rp150 miliar dari pajak MBLB yang setiap tahun kita dapat,” kata Sastra kepada SuaraBotim.Com, Senin (14/9/26).
Menurut Sastra, berkurangnya pendapatan tersebut terjadi setelah aktivitas pertambangan ditutup. Kondisi itu membuat penerimaan daerah dari sektor MBLB ikut mengalami penurunan.
“Tahun ini karena tambangnya ditutup, akhirnya kita kekurangan pendapatan di anggaran perubahan,” ujarnya.
Terlebih, Sastra juga menjelaskan, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bogor akan membahas langkah untuk menutupi kekurangan pendapatan tersebut. Salah satunya dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
“Pertama kita maksimalkan pendapatan. Kedua, mau tidak mau program yang sudah disusun karena pendapatan kita berkurang mungkin kita tunda,” jelasnya.
Namun, lanjut Sastra, pembahasan terkait kondisi tersebut akan dimulai di tingkat komisi DPRD Kabupaten Bogor. Selanjutnya, pembahasan akan dilanjutkan di tingkat Badan Anggaran (Banggar) untuk menghitung secara lebih rinci besaran kekurangan pendapatan dan kebutuhan daerah.
“Mulai besok kita lagi bahas di tingkat komisi. Minggu depan di tingkat Badan Anggaran. Nanti kita hitung kekurangannya berapa, kebutuhannya berapa, kemudian kita sesuaikan dengan kebutuhan daerah,” ungkap Sastra.
Meski demikian, Sastra memastikan penundaan program tidak serta-merta menyasar sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menyebut, DPRD masih akan melakukan pembahasan untuk menentukan program mana yang perlu disesuaikan.
“Enggak. Kalau kesehatan dan pendidikan mungkin hal lain. Makanya kita bahas dulu di minggu ini dan minggu depan,” katanya.
Sastra menegaskan, penurunan penerimaan pajak MBLB tidak terlepas dari kebijakan penutupan aktivitas tambang yang berdampak langsung terhadap penerimaan daerah.
“Karena tambang ditutup. Akhirnya kita tidak bisa mendapatkan hasil daerah,” pungkasnya.
(Pandu)







