SUARABOTIM.COM – Pemerintah tengah menyimulasikan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan layanan bantuan dan subsidi sosial.
Skema tersebut dirancang agar masyarakat penerima manfaat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah sekaligus memenuhi kebutuhan pokok di satu lokasi.
Mensos, Saifullah Yusuf mengatakan, wacana penyaluran bansos melalui KDKMP saat ini masih berada pada tahap simulasi dan akan dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Ini lagi kita simulasikan. Sesuai regulasi, kita akan salurkan lewat KDKMP dan tentu penyalurannya lewat Himbara,” ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul, Selasa (4/8/26).
Menurutnya, kata Gus Ipul, dalam skema tersebut pemerintah akan menghadirkan gerai atau agen layanan di setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan demikian, masyarakat penerima bantuan tidak perlu menempuh jarak yang jauh untuk mengakses layanan penyaluran bansos.
“Karena pemerintah akan membuka gerai atau ada agen-agen di KDKMP. Dengan begitu penerima manfaat akan lebih dekat menerima layanan,” katanya.
Selain mempermudah proses penyaluran bantuan, keberadaan gerai di KDKMP juga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi desa. Penerima manfaat nantinya memiliki kesempatan untuk langsung membelanjakan bantuan yang diterima guna memenuhi kebutuhan pokok di koperasi tersebut.
“Saya kira ini akan menjadi kesempatan juga untuk sekaligus membelanjakan kebutuhan-kebutuhan pokoknya di KDKMP,” jelasnya.
Gus Ipul menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mengintegrasikan berbagai layanan sosial agar lebih efektif, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
“Jadi ini dalam rangka mengintegrasikan seluruh pelayanan dan sekaligus hal hal yang terkait dengan bantuan sosial dan subsidi sosial mengikuti arahan dari Presiden Prabowo” tutupnya.
(Pandu)







