SuaraBotim.Com – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PLN UP3 Gunung Putri menggelar inspeksi besar-besaran terhadap kesiapan peralatan dan Alat Pelindung Diri (APD) seluruh mitra kerja. Langkah ini merupakan komitmen nyata PLN dalam mengawal budaya K3 secara konsisten di setiap lini pekerjaan kelistrikan.
Audit kelayakan ini mencakup pemeriksaan mendalam terhadap helm keselamatan, sarung tangan isolasi, sepatu safety, body harness, hingga peralatan teknis lainnya. Pengecekan dilakukan secara detail untuk memastikan seluruh alat memenuhi standar keamanan sebelum digunakan di lapangan.
Manager PLN UP3 Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, menegaskan bahwa keselamatan nyawa pekerja adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Gelar peralatan ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan upaya nyata untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja. Kami ingin memastikan seluruh personel terlindungi saat menjaga keandalan pasokan listrik untuk masyarakat,” tegas Darwin, Kamis (15/1/2026).
Darwin juga menambahkan, kepatuhan terhadap standar K3 harus menjadi karakter yang melekat pada setiap insan PLN, mengingat tingginya risiko pekerjaan di bidang ketenagalistrikan.
Apresiasi senada datang dari General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo. Menurutnya, K3 adalah fondasi utama yang mendukung performa operasional perusahaan secara berkelanjutan.
“Kami mendorong setiap unit untuk memperketat pengawasan dan disiplin K3. Pastikan mitra kerja hanya turun ke lapangan dengan peralatan yang benar-benar layak dan aman. Keselamatan adalah investasi jangka panjang bagi produktivitas kita,” ungkap Sugeng.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Gunung Putri menargetkan peningkatan kesadaran mitra kerja secara kolektif demi mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nihil kecelakaan kerja (zero accident).







