SUARABOTIM.COM – Seorang pria berinisial OS (62) ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (6/10/26).
Korban ditemukan dalam kondisi sudah mengalami pembusukan setelah warga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam rumah kontrakan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu, mengatakan kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, pemilik kontrakan berinisial MS mencium bau busuk dari rumah yang dihuni oleh saksi MR bersama sepupunya, korban OS.
“MR sedang tidak berada di kontrakan karena sejak 2 Oktober 2026 pergi ke Kota Bogor. Saat itu, korban tinggal seorang diri di kontrakan,” ujar AKP Yunli kepada SuaraBotim.Com.
Karena curiga dengan bau tersebut, lanjut AKP Yunli, MS kemudian menghubungi MR dan memberitahukan kondisi rumah kontrakan. MR selanjutnya segera kembali ke kontrakan.
“Sekitar pukul 09.00 WIB, MR tiba di lokasi dan turut mencium bau busuk dari dalam rumah. Dengan dibantu tetangganya, GI, jendela kontrakan kemudian dibuka,” jelasnya.
Setelah jendela terbuka, AKP Yunli menyebut, korban ditemukan dalam posisi berbaring di lantai ruang tamu dalam kondisi telah mengalami pembusukan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat. Laporan itu diteruskan kepada Bhabinkamtibmas hingga akhirnya petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah dilakukan olah TKP, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan adanya barang berharga milik korban yang hilang. Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
AKP Yunli mengatakan keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Korban kemudian dibawa ke RSUD Cibinong untuk dilakukan visum luar dan proses pemulasaraan jenazah. Korban rencananya akan dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Sukaraja,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka akibat kekerasan, baik menggunakan benda tajam maupun benda tumpul. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang telah diderita selama beberapa tahun.
“Untuk sementara, korban diduga meninggal dunia akibat sakit, yakni serangan jantung. Kondisi jenazah diperkirakan sudah sekitar satu hingga dua hari,” ungkapnya.
Korban OS diketahui merupakan laki-laki berusia 62 tahun, dan sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Berdasarkan identitasnya, korban tercatat sebagai warga Cibitung, Gang Mesjid, Kelurahan Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi meminta keterangan dari sejumlah saksi, yakni MR yang merupakan sepupu korban, GI selaku tetangga, serta MS sebagai pemilik kontrakan.
(Pandu Maulana)







