Babakan Madang, SuaraBotim.Com – Persoalan jalur tambang di Parung Panjang kimi mendapat titik terang, Gubernur Jawa barat gelar rapat internal untuk membahas hal tersebut di The Alana Hotel & Conference Center, Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (12/2/25).
Gubernur Jawa barat terpilih kang Dedy Mulyadi mengatakan, bahwa dirinya hari ini menggelar rapat menyelesaikan masalah yang berada di Parung Panjang.
“Solusi pertama adalah jalan provinsi dibangun oleh pemerintah provinsi tahun ini, kemudian jalan tambang apa itu tol tambang atau jalan tambang khusus untuk penambang,” ucapnya kepada SuaraBotim.com.
Kang Dedy menyebut, bahwa tahun depan jalan tersebut akan diproses investasi pemerintah Provinsi melalui jalan tol dan pemerintah kabupaten.
“Nanti investasi dari para pengusaha tambang itu sendiri, tetapi itu akan tetap berjalan prosesnya. Kemudian, khsusu untuk diinternal provinsi, dulu ada BUMD yang sudah mendapat alokasi Rp70 miliar untuk segera dikembalikan ke kas daerah untuk dibangunkan menjadi jalan provinsi Parungpanjang dibangun,” terangnya.
Kemudian, lanjut Kang Dedy, untuk warga yanh mendapat musibah, meninggal diakibatkan kelalaian dalam pengelolaan jalan, kelalaian karena pengendara kendaraan yg bertonase tinggi dan ragam kecelakaan, pihaknya akan berikan kompensasi, uang duka bagi keluarga walaupun terlambat.
“Kita hitung enam tahun kebelakang itu, saya tadi menjanjikan 50 sampai 100 juta per orang yang meninggal, ada 194 orang dalam enam tahun terakhir,” paparnya.
“Anggaran jalan Provinsi 130 miliar, tahun ini ga ada, adanya tahun depan. Tahun depan itu jalan tambang, tahun ini jalan provinsi. Tahun depan dibangun, setahun cukup,” terangnya.
Kang Dedy menyebut, pihaknya akan bekerjasama dengan Provinsi Banten untuk permasalahan jalan tambang tersebut.
“Ya kalau dengan Provinsi Banten, kerja sama itu aja penanganan pengaturan arus lalu lintasnya, jam operasionalnya, kalau pembangunannya kerja sama dengan pemda Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Sementara, Bupati Bogor terpilih Rudy Susmanto mengatakan, setelah dilantik, dirinya akan melakukan langkah strategis bersama pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Nanti insyaallah setelah kita dilantik, kita akan ambil langkah-langkah strategis bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.
“Nanti kita memimpin wilayah kabupaten, kota, provinsi. Porsi perjuangannya, arah pembangunanya, kebijakannya selaras dengan pemerintah pusat,” tukasnya.
(pandu)







