Megamendung, SuaraBotim.com – Pengemudi angkutan kota (angkot) yang sempat melarikan diri usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Puncak akhirnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Sopir tersebut kini telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, membenarkan bahwa pengemudi angkot sempat kabur saat kejadian berlangsung.
“Pada intinya, saat kejadian memang sopir tersebut melarikan diri. Mungkin karena ketakutan, namanya juga manusia,” ujar Ipda Ares kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (24/1/2026).
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan langkah cepat dengan membagi personel menjadi dua tim.
Untuk tim pertama menangani kendaraan angkot serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara tim lainnya melakukan penelusuran untuk mencari keberadaan pengemudi.
“Petugas sempat mendatangi rumah pengemudi, namun yang bersangkutan tidak berada di rumah. Hanya istrinya yang ada di lokasi,” jelasnya.
Berbekal pendekatan persuasif, sang istri kemudian membujuk pengemudi angkot tersebut hingga akhirnya yang bersangkutan datang dan menyerahkan diri ke Kantor Sub Unit Laka Ciawi.
Selain itu, pohaknya juga melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV serta berkoordinasi dengan pihak UDIKLAT Cibogo.
Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi ciri kendaraan serta posisi terakhir kendaraan yang diketahui berada di bengkel milik Pak Aan.
“Hasil penyelidikan menunjukkan kendaraan yang terlibat adalah minibus Suzuki Futura angkot berwarna biru dengan nomor polisi F-1983-PG,” ungkap Ipda Ares.
Sementara itu, pengemudi angkot diketahui berinisial M.R.M (24), berjenis kelamin laki-laki, berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa, dan merupakan warga Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Kendaraan beserta pengemudinya telah diamankan oleh penyelidik Unit Gakkum Sub Unit Ciawi Satlantas Polres Bogor untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.
(Pandu)







