SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan anggaran sekitar Rp44 miliar untuk menyelesaikan pembayaran sejumlah pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pendidikan (Disdik) yang mengalami keterlambatan pada tahun anggaran 2025 lalu.
Pembayaran tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada akhir Oktober hingga awal November 2026.
“Totalnya kalau di PU itu 44 miliar dan kita udah masukkan di (anggaran) perubahan, kita bayar,” ujar kepada SuaraBotim.Com, Senin (12/10/26).
Wildan menyebut, para kontraktor memberikan kesempatan waktu tambahan selama 50 hari kalender untuk menuntaskan pekerjaan itu.
“Jadi kalau pemberian kesempatan regulasinya direview Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dulu, baru dibayarnya di perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ungkapnya.
“Proyeknya sekitar 12-an, yang paling besar itu seinget saya pembangunan jabatan Bojonggede – Kemang (Bomang) dengan nilai sekitar Rp6 miliar,” lanjutnya.
Namun, Wildan juga berharap, semuanya akan tuntas pada awal bulan November 2026 mendatang.
“Memang regulasinya kan kalau retensi sama pemberian kesempatan memang di (anggaran) perubahan, harus di (anggaran) perubahan,” tutupnya.
(Pandu Maulana)






