SUARABOTIM.COM – Penanganan pasca kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, resmi dinyatakan selesai.
Setelah melalui rangkaian penanganan sejak kebakaran terjadi pada 7 September 2026, kondisi TPA Galuga kini dinyatakan aman dan kembali beroperasi normal.
Seiring kondisi tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Mitigasi Pasca Kebakaran TPA Galuga resmi menarik personelnya dari lokasi.
Pengelolaan persampahan selanjutnya kembali diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Satgas Penanganan Kebakaran TPA Galuga, Yudi Santosa mengatakan, kondisi TPA Galuga dapat kembali normal berkat kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak.
“Dari mulai terjadinya kebakaran sampai dengan hari ini, dari yang tadinya sedikit panik, kemudian kita bisa menanganinya secara terstruktur dengan baik. Sampai dengan hari ini, kami bisa menyatakan bahwa TPA Galuga sudah aman dan normal kembali seperti semula,” ujar Yudi, Selasa (29/9/26).
Ia menegaskan, setelah kondisi TPA Galuga dinyatakan aman dan aktivitas kembali berjalan seperti biasa, Satgas mengakhiri tugasnya di lokasi.
“Kita sama-sama, saya atas nama pimpinan dan atas nama Ketua Satgas, menyatakan bahwa TPA Galuga sudah kembali normal dan berjalan seperti biasa. Oleh sebab itu, pada hari ini kita sama-sama menarik Satgas dari TPA Galuga,” katanya.
Meski personel Satgas ditarik, Yudi meminta DLH Kabupaten Bogor tetap menjalankan sejumlah rekomendasi yang telah disampaikan selama proses penanganan pasca kebakaran.
Rekomendasi tersebut dinilai penting sebagai langkah tindak lanjut untuk menjaga kondisi TPA Galuga tetap aman serta mencegah munculnya kembali persoalan serupa.
Menurut Yudi, penanganan kebakaran TPA Galuga merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan keterlibatan dan koordinasi lintas instansi. Namun, berkat kekompakan seluruh pihak, penanganan dapat dilakukan hingga kondisi TPA kembali normal.
“Saya perlu menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan ini merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa. Tetapi, berkat kekompakan dan kolaborasi dari semua pihak, mulai dari terjadinya musibah kebakaran pada tanggal 7 September sampai dengan hari ini, alhamdulillah seluruhnya bisa kita tangani,” ungkapnya.
Yudi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas dari berbagai instansi yang terlibat dalam penanganan kebakaran dan mitigasi pasca kebakaran TPA Galuga.
Ia secara khusus menyebut Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor yang turut menjadi bagian dari Satuan Tugas Mitigasi Pasca Kebakaran TPA Galuga.
“Berkat siapa? Berkat kebersamaan kita. Berkat kolaborasi seluruh pihak, termasuk Diskominfo yang juga hadir sebagai anggota Satuan Tugas Mitigasi Pasca Kebakaran di TPA Galuga,” tuturnya.
Dengan berakhirnya tugas Satgas, pengelolaan TPA Galuga kini kembali sepenuhnya dilaksanakan oleh DLH Kabupaten Bogor.
Pengelolaan tersebut tetap harus memperhatikan berbagai rekomendasi hasil penanganan pasca kebakaran agar kondisi TPA tetap aman dan operasional persampahan dapat berjalan dengan baik.
(Pandu)






