Cibinong, SuaraBotim.Com – Persoalan gedung sekolah rusak di Kabupaten Bogor masih menjadi pekerjaan rumah yang terus dihadapi pemerintah daerah.
Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah siswa dan masyarakat, terutama yang terdampak langsung oleh fasilitas pendidikan yang tidak layak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal mengakui, bahwa kerusakan gedung sekolah terjadi hampir setiap tahun.
“Setiap tahun pasti ada saja sekolah yang rusak. Tapi kami selalu menganggarkan untuk perbaikannya,” ujar Bambang kepada SuaraBotim.Com, Senin (2/6/25).
Menurut Bambang, pihaknya tidak menghitung kerusakan berdasarkan jumlah gedung sekolah, tetapi berdasarkan jumlah ruang kelas yang rusak di tiap sekolah. Pada tahun ini, tercatat sekitar 1.000 ruang kelas mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat.
“Totalnya kurang lebih ada 1.000 ruang kelas. Itu terdiri dari kerusakan ringan, sedang, dan berat, dengan anggaran yang tentunya berbeda,” jelasnya.
Bambang menyebut, bahwa angka 1.000 ruang kelas rusak tersebut masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan total jumlah sekolah negeri yang ada di Kabupaten Bogor.
“Kalau kita lihat, SD negeri saja ada 1.538 sekolah, sementara SMP negeri sekitar 100. Setiap sekolah punya rata-rata 10 ruang kelas. Kalau dua rusak di tiap sekolah, jumlah 1.000 itu sebenarnya tidak terlalu besar,” ungkapnya.
Bambang juga menegaskan, bahwa perbaikan sarana dan prasarana pendidikan tetap menjadi prioritas utama Dinas Pendidikan. Hal ini sejalan dengan instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk terus mengoptimalkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bogor.
“Kami akan terus berupaya maksimal untuk memperbaiki fasilitas pendidikan. Ini menjadi komitmen kami, sebagaimana juga menjadi perhatian serius Pak Bupati,” ujarnya.
Sebelumnya, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H. Ansori Setiawan menyatakan, dukungannya terhadap fokus pemerintah dalam meningkatkan sektor pendidikan.
“Saya yakin Pak Bupati sangat fokus pada peningkatan sektor pendidikan. Dan saya sebagai wakil rakyat di Dapil II akan terus mendorong agar pendidikan di Kabupaten Bogor terus membaik,” katanya.
(Pandu)







