Puncak, SuaraBotim.com – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kopi Puncak AJIP, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (05/06/2025), Kementerian Kehutanan mengajak generasi muda menjadi pelopor pelestarian hutan dan lingkungan.
Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Luckmi Purwandari, ST., M.SI menekankan pentingnya peran anak muda dalam menjaga keberlanjutan bumi. Ia mengatakan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum evaluasi dan penggerak semangat baru, terutama bagi kaum muda.
“Kami mengajak generasi muda Indonesia merefleksi, apakah kita sudah adil terhadap lingkungan? Ini saatnya anak-anak muda bangkit menjadi penjaga hutan, pelaku green job, petani hijau yang bukan hanya melestarikan, tapi juga menyejahterakan,” kata Luckmi.
Kementrian Kehutanan telah menyiapkan berbagai program pembinaan untuk anak muda dan kaum perempuan, seperti pelatihan kewirausahaan hijau dan gerakan cinta alam. Fokusnya adalah mendorong pola hidup ramah lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis kehutanan lestari.
Ajakan itu disambut baik oleh Direktur Utama PT Banyu Agung Perkasa, Sandi Adam. Menurutnya, generasi muda sudah saatnya memimpin perubahan gaya hidup lewat aksi nyata. Di kawasan wisata Puncak, pihaknya mendorong konsep “ngopi sambil nanam pohon” di AJIP, serta mewajibkan pengunjung memilah sampah sebelum nongkrong.
“Kami ajak anak muda jangan cuma nongkrong, tapi juga bergerak. Nanam pohon, pilah sampah, itu bagian dari gaya hidup keren masa kini,” kata Sandi.
Acara peringatan yang berlangsung di kawasan Kopi Puncak AJIP ini juga dirangkai dengan aksi bersih-bersih lahan kritis, penanaman pohon, hingga penampilan seni bertema lingkungan oleh anak-anak muda. Semuanya untuk menguatkan pesan bahwa pelestarian hutan bukan hanya tugas negara, tapi gerakan bersama, dan pemuda ada di garis depannya.
(Arsyit Syarifudin)







