Wednesday, July 22, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Bela Warga Desa Sukawangi dari Kemenhut, Doni dan Adian Naik Gunung

by Asep Saepudin Sayyev
July 22, 2025
in Suara Desa
0
Bela Warga Desa Sukawangi dari Kemenhut, Doni dan Adian Naik Gunung
Share on FacebookShare on Twitter

 

SuaraBotim.com- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VI Kabupaten Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, Doni Maradona Hutabarat beserta anggota Komisi 5 DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, SH mendatangi Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor guna mengali lebih dalam persoalan tanah warga Desa Sukawangi yang diklaim oleh Kementrian Kehutanan, Senin (21/07/2025).

READ ALSO

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya

“Salah satu isu utama yang mencuat adalah banyaknya lahan milik warga yang masuk dalam klaim kawasan hutan. Menurut laporan warga, penetapan kawasan hutan dilakukan pada tahun 2014, sedangkan keberadaan desa sudah ada jauh sebelum penetapan tersebut dilakukan,” papar Doni kepada SuaraBotim.com

“Langkah ke depan, kita mengajak semua instansi terkait untuk duduk bersama mendiskusikan hal ini. Karena setiap instansi memiliki kewenangan masing-masing, terkait lahan ada ATR/BPN, terkait kawasan hutan ada Kementerian Kehutanan, dan kalau desa masuk ke kawasan hutan juga melibatkan Kementerian Desa. Ini harus diurus secara kolektif dengan melibatkan semua pihak,” sambungnya

Masih Doni menegaskan, perlunya penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui di mana letak permasalahannya, serta pentingnya mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Kita harus prioritaskan kehidupan masyarakat dibanding yang lain,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menyinggung persoalan kebijakan, di mana pendidikan berbasis Inpres justru kalah dengan keputusan m
Menteri.

“Inpres itu dikalahkan oleh keputusan menteri. Itu jelas menyimpang dari aturan. Mereka melakukan tindakan tanpa pengecekan ke lapangan terlebih dahulu. Seharusnya mereka turun dulu ke bawah sebelum melakukan penetapan,” ujarnya.

Sebagai penutup, dirinya berharap, kalau masyarakat sudah lebih dulu tinggal di wilayah itu, maka seharusnya wilayah tersebut dikeluarkan dari kawasan hutan sesuai dengan amanat UUD.

Sementara itu, Kepala Desa Sukawangi Budiyanto menegaskan bahwa pihak DPRD Provinsi Jawa Barat telah menerima berbagai aspirasi masyarakat dari berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, pihak sekolah, pemuda.

“Seluruh hasil reses ini akan dibawa oleh dewan dan diperjuangkan ke kementerian terkait di Jakarta,” ujar Budiyanto.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah ada pertemuan langsung dengan Menteri Desa. “Untuk Menteri Desa, alhamdulillah kami secara pribadi sudah bertemu langsung di rumah Bang Andian di Menteng. Kami menunggu sekitar satu setengah jam, dan pada hari Senin kemarin saya juga sudah mendatangi Kementerian secara langsung. Surat juga sudah disampaikan,” jelasnya.

Budiyanto menyebutkan bahwa Menteri Desa dijadwalkan akan berkunjung ke Desa Sukawangi pada awal Agustus mendatang untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

“Kunjungan itu juga akan menjadikan Desa Sukawangi sebagai contoh atau perwakilan dari berbagai desa lain dari total 25.863 desa se-Indonesia. Harapan saya, jika persoalan di Desa Sukawangi ini selesai, maka 25.823 desa lainnya juga Insya Allah akan lebih mudah diselesaikan, khususnya yang berada di Kabupaten Bogor,” paparnya.

Menurutnya, saat ini ada tekanan untuk mempercepat penyelesaian, mengingat di Kabupaten Bogor sendiri terdapat sekitar 30 desa yang menghadapi persoalan serupa. “Saat ini, data-datanya sedang didaftarkan dan dikumpulkan. Minggu depan, Insya Allah, akan mulai ditindaklanjuti,” katanya.

Budiyanto juga menegaskan bahwa meskipun wilayah tersebut masih berstatus kawasan hutan khusus, pihaknya terus memperjuangkan agar status tersebut segera berubah.

“Untuk urusan perpajakan, kemarin saya juga sudah berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Bogor melalui Pak Sekda. Bahwa untuk pajak PBB, itu tetap harus disetorkan guna memperkuat pendapatan daerah. Artinya, pajak masih berjalan sampai saat ini, meskipun wilayah tersebut masih diklaim sebagai kawasan Perhutani,” tutupnya.

(Deni Dawer)

Tags: Adian Yunus Yusak NapitupuluDesa SukawangiDoni Maradona HutabaratSengketa Lahan

Related Posts

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎
Suara Desa

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎

July 19, 2026
Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya
Suara Desa

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya

July 13, 2026
Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini
Suara Desa

Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini

July 13, 2026
Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan
Suara Desa

Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan

July 3, 2026
H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama
Suara Desa

H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama

June 29, 2026
Menang atau Kalah, Kades YI Tetap Fasilitasi Katar Tlajung Udik Liburan Pasca Pertandingan
Suara Desa

Menang atau Kalah, Kades YI Tetap Fasilitasi Katar Tlajung Udik Liburan Pasca Pertandingan

June 28, 2026
Next Post
Polemik Desa Sukawangi dan Kemenhut, Adian: Tatanan Negara Saat ini Jadi Kacau

Polemik Desa Sukawangi dan Kemenhut, Adian: Tatanan Negara Saat ini Jadi Kacau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
  • Terbitkan Surat Edaran Percepatan Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Pemerintah Dapat Dirasakan Secara Utuh
  • ‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara
  • Lindungi Generasi Muda, Pemkab Bogor Siapkan Payung Hukum Terkait LGBT
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?