Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Fenomena unik terjadi di Setu Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Sejak dilakukan pengerukan dan revitalisasi, setu ini dipadati warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menangkap ikan secara massal.
Revitalisasi Setu Tlajung Udik menjadi kabar baik bagi masyarakat sekitar, terutama mereka yang selama ini terdampak banjir akibat pendangkalan dan meluapnya air setu. Proses pengerukan membuat air menjadi lebih dalam dan bersih dari tumpukan lumpur dan sampah.
Warga setempat, Ipul (38) menceritakan suasana pada hari pertama revitalisasi Setu Tlajung Udik yang dinilai sangat ramai dibandingkan hari ini.
“Hari pertama mah banyak banget yang ngambil ikan, ada yang sampai dapat sekarung. Sekarang mungkin karena udah dikeruk jadi dalam, jadi yang nyerok ikan sudah agak berkurang. Ada yang pakai jala, ada yang pakai pancing juga,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (9/8/25).
Pengerukan ini membuat kondisi setu menjadi lebih bersih dan memperbaiki ekosistem air. Namun, momen tersebut juga dimanfaatkan warga untuk mendapatkan ikan berbagai jenis.
Selain itu, warga yang sedang mencari ikan, Dayat mengaku berhasil mendapatkan banyak ikan dalam waktu singkat.
“Ikannya banyak, baru sekitar satu jam aja udah dapat satu ember. Jenisnya juga macam-macam. Ini rencananya mau dijual,” katanya sambil tertawa.
Dayat bahkan sempat pulang sebentar untuk menyimpan hasil tangkapannya sebelum kembali lagi ke setu.
“Cuma bawa ember satu, jadi harus naruh ikan dulu di rumah,” ucapnya.
Revitalisasi Setu Tlajung Udik tidak hanya membawa manfaat bagi penanggulangan banjir, tetapi juga menjadi hiburan sekaligus sumber penghasilan tambahan bagi warga sekitar.
Fenomena langka ini pun menjadi pemandangan menarik di tengah upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan.
(Pandu)







