SUARABOTIM.COM – Satu unit rumah tinggal dua lantai di Perumahan Limus Pratama Regency Blok C5 Nomor 17, RT 08 RW 06, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengalami kebakaran pada Minggu (7/6) petang.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu kamar tidur lantai dua.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui Command Center 112 sekitar pukul 18.28 WIB.
“Setelah menerima laporan, petugas Damkar Sektor Cileungsi langsung bergerak menuju lokasi dengan dua unit armada. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Yudi kepada SuaraBotim.Com, Senin (8/6/2026).
Yudi menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.27 WIB. Petugas dari Sektor Cileungsi berangkat pada pukul 18.30 WIB dan tiba di lokasi 13 menit kemudian, tepatnya pukul 18.43 WIB.
“Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 19.50 WIB, dengan total waktu penanganan sekitar 1 jam 7 menit,” terangnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik Widodo. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Yudi menjelaskan, berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah yang melihat kobaran api di lantai dua.
“Awalnya anak pemilik rumah melihat adanya api di lantai atas. Saat dicek kembali, api sudah membesar dan membakar tempat tidur di dalam kamar. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan dan keluar rumah bersama orang tuanya,” jelasnya.
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Melihat api yang semakin membesar hingga keluar melalui jendela, warga segera menghubungi Call Center 112 dan Kantor Damkar Sektor Cileungsi.
Dalam penanganan kebakaran ini, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan empat unit kendaraan, yakni Merapi 46 dan Merapi 48 dari Sektor Cileungsi, serta Merapi 36 dan Merapi 03 Rescue dari Sektor Gunung Putri sebagai unit perbantuan.
Selain petugas Damkar, proses evakuasi dan pemadaman juga melibatkan Redkar Sektor Cileungsi, JKU Polmas, serta aparat RT dan RW setempat.
Hingga proses penanganan selesai, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sementara itu, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Adapun nilai kerugian akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
(Pandu)







