Saturday, April 18, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

DKP Kabupaten Bogor Kembangkan Urban Farming: Warga Diajak Tanam Sayur di Pekarangan Rumah

by Arsyit Syarifudin
October 17, 2025
in Suara Bogor
0
DKP Kabupaten Bogor Kembangkan Urban Farming: Warga Diajak Tanam Sayur di Pekarangan Rumah

Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya. (Foto: Pandu Maulana/ SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor terus melakukan berbagai inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Salah satu terobosan yang kini tengah dikembangkan adalah gerakan urban farming atau pertanian perkotaan berbasis rumah tangga dan kelompok masyarakat.

READ ALSO

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengatakan bahwa konsep urban farming menjadi langkah strategis menghadapi berkurangnya lahan pertanian produktif akibat alih fungsi menjadi kawasan permukiman.

“Konsepnya adalah bergandengan tangan (hand in hand) mewujudkan ketahanan pangan bersama. Karena tantangan kita sekarang adalah tergerusnya lahan pertanian. Maka masyarakat perlu didorong agar bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam,” ujar Teuku Mulya kepada SuaraBotim.Com, Jumat (17/10/25).

Melalui program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), DKP mengembangkan urban farming yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.

Teuku menyebut, program ini bertujuan agar setiap rumah tangga dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari dari hasil tanam sendiri.

“Kita buat semacam urban farming yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan harian. Bisa menanam sayuran seperti bayam, kol, bawang, labu, hingga memelihara ayam petelur. Hasilnya cukup untuk menghidupi keluarga,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberikan dukungan berupa bibit, sarana infrastruktur, dan pendampingan teknis, agar masyarakat dapat menanam dan merawat tanaman dengan baik.

Saat ini, kata dia, uji coba program urban farming sudah dilakukan di 40 titik yang tersebar di beberapa kecamatan.

Salah satu bentuk nyata penerapan konsep ini terlihat di Desa Susukan, yang berhasil menjadi juara dalam lomba Taman B2SA. Kelompok tani di desa tersebut kini bekerja sama dengan program Menuju Bogor Gemilang (MBG) dalam memasarkan hasil panen warga.

“Hasil pertanian masyarakat di Susukan dibeli langsung oleh dapur MBG. Jadi masyarakat tidak hanya menanam untuk konsumsi, tapi juga menjual hasilnya. Ini menciptakan sirkular ekonomi di tingkat kelompok masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, inilah bentuk ekosistem pangan yang diinginkan DKP, di mana masyarakat tidak hanya bergantung pada pasar, tetapi mampu menjadi produsen sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Untuk memperkuat gerakan ini, pihaknya juga menyiapkan kader pangan di tiap wilayah. Mereka bertugas memberikan penyuluhan mengenai cara menanam, pemupukan, dan perawatan tanaman agar hasil panen optimal.

“Kami ingin masyarakat serius menanam. Jangan sampai setelah tanam malah dibiarkan, tidak disiram atau dipupuk. Karena itu, kader pangan akan membantu mengedukasi masyarakat agar hasilnya maksimal,” katanya

Selain pendampingan, DKP juga berencana memberikan bibit cabai dan sayuran secara gratis kepada masyarakat yang ingin memulai kegiatan urban farming di rumah masing-masing.

“Presiden juga sudah menganjurkan masyarakat menanam cabai di pekarangan rumah. Kita akan bantu dengan menyediakan bibit dan pendampingan agar gerakan ini bisa berjalan dan memberi hasil nyata,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: B2SADKP Kabupaten BogorKetahanan PanganMBGPertanian PerkotaanSayur Pekaranganteuku mulyaUrban Farming

Related Posts

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
Suara Bogor

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

April 17, 2026
‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas
Suara Bogor

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

April 16, 2026
‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat
Suara Bogor

‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat

April 16, 2026
Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus
Suara Bogor

Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

April 15, 2026
‎Sekda Apresiasi Sekwan “Curi Start” Bahas Renja 2027, Dorong Sinergi DPRD dan Eksekutif
Suara Bogor

‎Sekda Apresiasi Sekwan “Curi Start” Bahas Renja 2027, Dorong Sinergi DPRD dan Eksekutif

April 15, 2026
‎Bejat!!! Ayah Lecehkan Anak Tirinya Selama 3 Tahun? ‎
Suara Bogor

‎Bejat!!! Ayah Lecehkan Anak Tirinya Selama 3 Tahun? ‎

April 14, 2026
Next Post
BMKG: Cuaca Panas di Kabupaten Bogor Diprediksi Bertahan Hingga Akhir Oktober

BMKG: Cuaca Panas di Kabupaten Bogor Diprediksi Bertahan Hingga Akhir Oktober

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
  • Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional
  • Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
  • Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?