Cibinong, SuaraBotim.com — Uji coba Car Free Day (CFD) kedua di Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, akan dilengkapi dengan kehadiran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pada Minggu (2/11/25) besok.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi penumpukan sampah dengan menurunkan sebanyak 39 petugas di lapangan.
Plt Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan kebersihan secara menyeluruh, baik sebelum maupun setelah pelaksanaan CFD.
“Prinsipnya, penanganan sampah dilakukan dua kali. Sebelum CFD dimulai, area dibersihkan terlebih dahulu. Setelah acara selesai, sampah juga akan kami bersihkan kembali,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (1/11/25).
Teuku menambahkan, karena kegiatan ini masih tahap uji coba, pihaknya akan menempatkan sejumlah tong sampah di titik-titik strategis, terutama di area sentra UMKM dan tempat kuliner.
“Untuk sementara, tong-tong sampah kami tempatkan di kantong-kantong yang ada UMKM-nya. Pengadaannya masih seadanya karena ini baru tahap awal. Nanti setelah evaluasi, akan kami sesuaikan kembali jumlah dan lokasinya,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga berencana menambah tempat sampah di sepanjang jalur CFD agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami upayakan tong-tong sampah juga tersedia di pinggir jalan. Walaupun belum semua permanen, setidaknya masyarakat punya tempat membuang sampah dengan benar,” katanya.
Namun, lanjut dia, DLH Kabupaten Bogor akan membersikan sampah pada malam hari agar tidak mengganggu arus lalulintas.
“Proses pembersihan tidak langsung dilakukan setelah CFD selesai pukul 10.00, karena bisa mengganggu lalu lintas. Biasanya kami lakukan malam hari, supaya keesokan paginya area sudah bersih kembali,” jelasnya.
Teuku menegaskan, bahwa DLH siap menangani seluruh volume sampah yang muncul selama kegiatan berlangsung.
“Berapa pun volume sampahnya, kami pastikan akan diangkut. Baik malam harinya maupun keesokan pagi, semua akan kami bersihkan. Pokoknya, urusan sampah adalah tanggung jawab kami,” tegasnya.
Melalui uji coba ini, DLH Kabupaten Bogor berharap dapat mengevaluasi kebutuhan fasilitas kebersihan, seperti jumlah tong sampah dan personel lapangan, demi pelaksanaan CFD yang lebih tertib dan ramah lingkungan ke depannya.
(Pandu)







