SUARABOTIM.COM – Satu unit rumah di Kampung Babakan Nyamplung, RT 02/RW 05, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, ludes terbakar akibat kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik, Minggu (31/5/2026) siang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Boy pada pukul 13.44 WIB.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.42 WIB di rumah milik Bapak Dendi yang berlokasi di Kampung Babakan Nyamplung, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea,” kata Yudi Santosa kepada SuaraBotim.Com, Senin (1/6/2026).
Yudi menyebut, kebakaran tersebut diduga berawal dari korsleting arus listrik yang berada di area dalam rumah.
“Saksi di lokasi melihat percikan api dan kepulan asap muncul dari salah satu ruangan sebelum api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan air,” jelasnya.
Namun, lanjut Yudi, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak berhasil sehingga warga segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Sektor Leuwiliang.
Setelah menerima laporan, tim Damkar Sektor Leuwiliang bergerak menuju lokasi pada pukul 13.52 WIB. Petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.24 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.05 WIB. Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih 40 menit dan berjalan dengan baik serta kondusif,” jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah milik Dendi mengalami kerusakan akibat terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan.
Penanganan kebakaran melibatkan Regu 1 Damkar Sektor Leuwiliang bersama aparat RT setempat. Petugas mengerahkan dua unit kendaraan pemadam, yakni Merapi 16 bernomor polisi F 9295 F dan Merapi 20 bernomor polisi F 9992 J.
Damkar Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna menghindari potensi korsleting yang dapat memicu kebakaran.
(Pandu)







