Pemuda Panca Marga Peringati Hari Pahlawan Dengan Longmarch Dari Pendopi Bupati Bogor Pertama
Cibinong , SuaraBotim.com – Pemuda Panca Marga (PPM) peringati Hari Pahlawan tahun 2025 dengan cara longmarch sejauh 99,9 Kilometer dari Pendopo Bupati Bogor pertama di Malasari menuju Pendopi Bupati Bogor di Cibinong.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para pemuda yang turut mengisi peringatan Hari Pahlawan dengan cara yang bermakna.
“Upacara Hari Pahlawan tahun ini berbeda. Ada organisasi kepemudaan yang mengisi kemerdekaannya dengan kegiatan khusus. Pemuda Panca Marga melakukan longmarch untuk mengenang perjuangan bangsa, khususnya para pahlawan dari Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (10/11/25).
Mereka berjalan dari Pendopo Bupati pertama di Malasari, Kecamatan Nanggung, pada 8 November 2025 menuju Pendopo Bupati Bogor di Cibinong,” terusnya.
Rudy menjelaskan, bahwa para peserta longmarch tiba di Pendopo Bupati Bogor di Cibinong pada Senin malam sekitar pukul 22.30 WIB, setelah menempuh perjalanan panjang dan didukung berbagai pihak.
“Alhamdulillah, rekan-rekan Pemuda Panca Marga didukung TNI-Polri, organisasi lain, para camat, kades, dan lurah. Mereka hadir dan bergabung bersama kita dalam upacara. Kita berikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Pemuda Panca Marga Kabupaten Bogor,” tutur Rudy.
Sementara itu, Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bogor, Agus Jaya Gunara menjelaskan bahwa kegiatan longmarch tersebut merupakan upaya mengedukasi masyarakat tentang beratnya perjuangan para pahlawan.
“Pemuda Panca Marga adalah biologis para pejuang dan veteran. Kami ingin mengedukasi bahwa sejarah perjuangan itu tidak mudah. Dengan napak tilas longmarch ini, kami ingin generasi sekarang merasakan sebagian kecil dari perjuangan itu,” kata Agus.
Agus memaparkan, bahwa longmarch dilakukan sejauh 99,9 kilometer atau hampir 100 kilometer dari Malasari menuju Panaragan, yang merupakan lokasi kantor bupati kedua sebelum akhirnya pemerintahan pindah ke Cibinong. Perjalanan napak tilas itu juga singgah di Museum Perjuangan Bogor.
“Di Museum Juang tersimpan banyak sejarah, mulai dari bupati-bupati terdahulu seperti Pak Itik Gandemanah sampai tokoh pahlawan seperti Kapten Muslihat, Prada Salawi, dan Mayor Oking. Semua itu menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa ini sangat panjang,” jelas Agus.
Kegiatan longmarch yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti sekitar 80 peserta. Namun hanya 50 peserta yang mencapai garis akhir di Pendopo Bupati Bogor di Cibinong.
“Bukan berarti mereka gugur. Ada yang sakit di perjalanan dan harus ditandu atau dibawa ambulans. Ada juga yang dipulangkan karena keperluan masing-masing,” pungkas dia.
(Pandu)







