Cibinong, SuaraBotim.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memastikan sudah berada dalam status siaga darurat bencana menyusul potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga akhir Desember bahkan awal Januari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan, bahwa saat ini pihaknya telah menetapkan siaga darurat bencana diwilayahnya karena cuaca ekstrim.
“Kita memang sudah siaga darurat bencana, ini memang sudah beberapa lama. Hanyasaja kemaren bisa dicenangkan dari tingkat nasional, provinsi dan kabupaten,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (10/11/25).
Namun, lanjut Ade, pihaknya saat ini tengah memperhitungkan dan mengkaji pembuatan posko kedaruratan.
“Apakah perlu membuat posko di wilayah, itu masih kita kaji. Tetapi, kita selalu mensupport penuh kepada polsek yang ada di Kabupaten Bogor yang gengaj bersiaga dalam konteks siaga bencana,” ungkapnya.
Terlebih, Ade juga menyebut, agar masyarakat menggunakan layanan 112 yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk layanan darurat.
“Kita kan punya 112, jadi kalau ada kejadian bisa langsung lapor ke 112, bisa manfaatkan apa yang ada. Baru nanti komandonya dari kami, bagaimana menanganinya. Petugas kami siap 24 jam,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ade juga menuturkan, cuaca ekstrim di Kabupaten Bogor diperkirakan hingga Desember hingga awal Januari.
“Doakan saja semoga kita tidak masuk ke cuaca ekstrim, menurut BMKG itu sampai bulan Januari,” tuturnya.
Ade juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di hunian dengan konstruksi kurang layak, berada di tepi tebing, atau beratap tidak kokoh karena rentan terdampak angin kencang maupun longsor.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan memperhatikan kondisi sekitar. Doakan saja kita tidak masuk ke cuaca ekstrem berikutnya,” tutupnya.
(Pandu)







