Cibinong, SuaraBotim.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai membahas rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Senin (10/11/25).
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Pemkab Bogor tengah membangun pola komunikasi baru untuk memastikan seluruh program prioritas dapat berjalan selaras.
“Hari ini rapat expose rancangan APBD 2026. Ada wakil bupati, ada saya, karena kita ingin membangun komunikasi yang baru. Semua program prioritas harus dikerjakan bersama untuk membangun Bogor di 2026,” kata Rudy kepada SuaraBotim.Com di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Senin (10/11/25).
Rudy meminta, agar seluruh pihak menanggalkan ego jabatan demi menyusun program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Tinggalkan semua yang namanya pangkat. Kita duduk bareng, sampaikan harapan untuk 2026. Nanti dalam perjalanan dibahas bersama oleh OPD dan DPRD Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Namun, Rudy menegaskan, tiga sektor menjadi prioritas utama seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jalan.
Rudy juga menargetkan, layanan kesehatan gratis dan pendidikan gratis dapat direalisasikan pada 2026.
“Kita berharap punya komitmen yang sama. Kesehatan gratis, pendidikan juga kami berharap dapat gratis. Ini berlaku untuk sekolah negeri dan swasta, tetapi tetap melihat kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Terkait Universal Health Coverage (UHC), ia menyatakan Pemkab Bogor menargetkan capaian 100 persen pada 2026.
“Mudah-mudahan UHC 100 persen terealisasi pada 2026,” ucapnya.
Terlebih, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu juga menekankan, bahwa pemerintah harus hadir dalam kebutuhan dasar masyarakat.
“Siapa yang sakit di Bogor, pemerintah bertanggung jawab. Siapa anak yang harus bersekolah di Bogor, pemerintah bertanggung jawab,” katanya.
Lebih lanjut, Rudy menjelaskan, bahwa perhitungan akan dilakukan bersama DPRD dalam proses pembahasan APBD yang baru dimulai.
“Kita akan berhitung bersama. Keputusan bersama antara pemerintah dan DPRD nanti akan disampaikan dalam postur APBD 2026,” tutupnya.
(Pandu)







