SuaraBotim.Com – Aktris Happy Salma terlihat semakin menawan dan awet muda meski usianya telah menginjak 45 tahun. Ternyata, kunci di balik pesonanya adalah keseimbangan antara perawatan alami yang telah lama dijalaninya dengan treatment kecantikan.
Selama ini, Happy Salma mengaku lebih sering melakukan perawatan mandiri di rumah. Metode yang digunakan juga terbilang tradisional dan alami. dengan metode yang sangat natural.
“Jadi sebetulnya, saya itu selalu melakukan treatment sendiri di rumah. Saya lakukan segala sesuatu yang sangat alamiah, lulur, lalu olahraga, itu saja,” ungkapnya dalam acara 33rd Anniversary Lavalen di Jakarta Pusat,
Meski tak anti pergi ke klinik kecantikan, ia mengaku jarang melakukannya secara rutin karena lebih nyaman dengan kebiasaan di rumah.
Apalagi kesibukannya sebagai publik figur dan juga ibu membuat Happy tak punya banyak waktu untuk melakukan perawatan.
“Pergi ke klinik memang pernah, sekali dua kali tentu, tidak mungkin tidak pernah. Tetapi tidak pernah lebih dari dua kali, besoknya sudah tidak datang lagi,” ujarnya.
Namun, pandangannya berubah setelah menemukan tempat perawatan yang membuatnya merasa nyaman hingga betah berjam-jam. Alih-alih memilih perawatan dengan hasil instan, pemain film Pangku ini lebih suka metode non-invasif tanpa suntikan ataupun anestesi.
“Saya lebih baik begitu dibandingkan sekali instan tapi ada yang berubah di dalam struktur tubuh saya,” tegasnya.
Meski begitu, ia puas karena perawatannya memberikan hasil nyata. Happy Salma mengaku berhasil menurunkan lingkar pinggangnya setelah beberapa kali melakukan perawatan.
“Tiga atau empat kali saya melakukan perawatan, lingkar pinggang saya tadinya 72, hampir 73, sekarang 68,” ungkapnya.
Bagi Happy, merawat diri bukan sekadar soal penampilan, melainkan bentuk rasa syukur dan cara untuk mencintai diri sendiri.
“Olahraga, menjaga pola hidup, makan, tetapi kan kecantikan itu, itu berkat dari Tuhan ya, dan tidak ada yang turun dari langit juga, harus kita rawat, harus kita jaga, dan harus kita usahakan,” papar Happy Salma.
“Ini pilihan hidup saya, cara saya menyayangi diri saya,” jelasnya.
Ia pun menekankan bahwa kebahagiaan sejati datang dari penerimaan diri seiring bertambahnya usia.
“Semakin bertambah usia, rasa syukur itu semakin banyak dan harusnya semakin menerima diri kita apa adanya.
Karena itu sumber kebahagiaan kita,” pungkasnya.
Sejalan dengan Happy Salma, Lina Sasminto selaku Founder of Lavalen, menegaskan bahwa Lavalen tetap eksis hingga kini karena selalu melakukan inovasi dengan tetap menyesuaikan kebutuhan perempuan yang terus berkembang.
“Sejak awal, visi kami sederhana, membantu perempuan menemukan versi terbaik dirinya, bukan dengan mengubah siapa mereka, tetapi dengan menghargai keindahan yang sudah ada, tampil percaya diri confidence at every age” ujar Lina.
Bersamaan dengan itu, Daniel Gunawan, Marketing & Business Development Director Lavalen, melengkapi makna atas eksistensi dari Lavalen.
“Setiap perempuan berhak merasa cantik, percaya diri, dan bahagia dengan dirinya sendiri.
Karena di Lavalen, kepercayaan diri tidak memandang usiamu, confidence at every age,” pungkasnya.







