SUARABOTIM.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menurunkan sebanyak 975 tenaga kesehatan untuk bersiaga di 16 pos pengamanan (pospam) terpadu selama arus mudik dan balik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, ratusan tenaga kesehatan tersebut disebar ke seluruh pospam yang didirikan bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait.
“Total ada 16 pos pengamanan terpadu, dan Dinas Kesehatan hadir di seluruh titik tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Fusia kepada SuaraBotim.Com, Kamis (19/3/2026).
Ia menjelaskan, pospam tersebut merupakan bagian dari pengamanan yang dikoordinasikan oleh Polres Bogor, di mana Dinkes turut berkolaborasi untuk memastikan kondisi kesehatan para pemudik tetap terjaga.
Di setiap pospam, petugas kesehatan memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga penanganan medis ringan bagi pemudik yang mengalami kelelahan selama perjalanan.
“Kalau ada masyarakat yang merasa lelah atau membutuhkan penanganan kesehatan, langsung kami tangani di lokasi. Selain itu, ada juga pelayanan kesehatan tradisional seperti penyediaan jamu di beberapa titik,” jelasnya.
Fusia menambahkan, seluruh tenaga kesehatan tersebut dibagi dalam tiga shift untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama 24 jam.
“Sebanyak 975 tenaga kesehatan ini kami bagi dalam tiga shift, sehingga pelayanan kesehatan di 16 pospam bisa berjalan maksimal,” tandasnya.
Melalui langkah ini, Dinkes Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Polres dan instansi lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran dan keselamatan masyarakat selama musim mudik.
(Pandu)







