SuaraBotim.Com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bergerak cepat merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Rancamaya, Kota Bogor. Langkah ini diawali dengan peninjauan lahan calon lokasi di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (20/1/2026).
Sekretaris Jenderal Kemensos RI, Robben Rico, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tahap krusial untuk melakukan kajian awal dan perencanaan teknis sebelum memasuki tahap pelelangan proyek.
“Hari ini kami melihat lokasi sekaligus memulai proses kajian. Insyaallah, paling lambat bulan Juni 2026 sudah mulai proses lelang, dan diharapkan pengerjaan fisik pertama bisa segera menyusul,” ujar Robben di sela-sela peninjauan.
Proyek besar ini akan melibatkan kolaborasi antara Kemensos, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Pemerintah Kota Bogor. Robben menargetkan Sekolah Rakyat ini sudah bisa beroperasi penuh pada Juli 2027 mendatang.
Sekolah ini dirancang dengan konsep boarding school (sekolah berasrama) yang mampu menampung minimal 1.000 hingga 1.080 siswa. Karena berbasis asrama, seluruh aktivitas siswa selama 24 jam akan dipusatkan di dalam lingkungan sekolah dengan pengawasan dan pembinaan intensif.
“Fasilitas penunjangnya sangat lengkap, mulai dari asrama siswa dan guru, laboratorium, gedung serbaguna, hingga sarana olahraga. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki karakter kuat, kedisiplinan, dan akhlak mulia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” tegas Robben.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyambut positif langkah cepat Kemensos. Pihaknya bersama dinas teknis telah melakukan pengecekan kontur tanah pada lahan seluas kurang lebih lima hektare tersebut.
“Alhamdulillah, Pak Sekjen meninjau langsung dan kami sudah berdiskusi mengenai aspek teknis di lapangan. Sudah ada solusi terkait rencana pembangunannya, termasuk penyesuaian dengan kondisi kontur lahan di Rancamaya ini,” ungkap Denny.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak di Kota Bogor untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan fasilitas sertifikasi keterampilan yang terarah demi masa depan mereka.
(Retza)







