Cileungsi, SuaraBotim.Com – Aksi vandalisme kembali marak terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya di kawasan Flyover Cileungsi.
Coretan dan perusakan fasilitas umum tersebut kerap muncul meski telah dilakukan pengecatan berulang kali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, membenarkan maraknya aksi vandalisme di flyover tersebut.
Menurutnya, pihak Pemkab sebenarnya telah melakukan pengawasan di lapangan, namun para pelaku vandalisme kerap mencari celah.
“Belakangan ini memang banyak vandalisme di flyover. Sebenarnya kita sudah jaga, ada park ranger di lapangan. Tapi mereka pintar mencari kesempatan, biasanya saat petugas sedang istirahat atau pergantian piket,” ujar Eko kepada SuaraBotim.Com, Minggu (25/1/2026).
Ia mengibaratkan, kondisi tersebut seperti permainan kucing-kucingan antara petugas dan pelaku vandalisme. Meski demikian, Pemkab Bogor tetap berupaya melakukan pengawasan secara maksimal di berbagai titik.
Eko juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku vandalisme, untuk melakukan introspeksi diri dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kalau sadar, ini kam kampung kita bersama, kota kita bersama, keindahan juga milik bersama. Jangan sampai hanya segelintir orang mencoreng keindahan kota kita,” tegasnya.
Namun, Eko menyampaikan, saat ini pihaknya tengah mencari solusi terbaik dari segi keamanan. Tidak hanya dari sisi pengamanan tetapi juga penataan dan perawatan taman.
“Bukan hanya keamanan, penataan taman juga sedang kita atur. Jangan sampai taman yang sudah bagus dan dibangun dengan biaya besar justru rusak. Perawatan akan kita lakukan secara bergiliran agar merata,” jelasnya.
Pengawasan oleh park ranger, lanjut Eko, akan dimaksimalkan di berbagai wilayah. Selain itu, petugas taman juga memiliki tugas tersendiri dalam perawatan ruang terbuka hijau.
Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor, pengawasan dan penataan tidak hanya difokuskan di Cibinong, tetapi juga mencakup Cileungsi, Jonggol, Leuwiliang, Dramaga, dan wilayah lainnya.
“Kabupaten Bogor sangat luas, jadi kita sedang mengatur agar seluruh pusat kota di wilayah Kabupaten Bogor bisa memiliki keindahan yang merata dan terjaga dengan baik,” pungkasnya.
(Pandu)







