Cibinong, SuaraBotim.Com – Kehadiran Pasar Petani Garuda yang berlokasi di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha tanaman hias dan buah.
Salah satunya dirasakan Abdul Rosid, penjual tanaman dari Aula Tani, yang menilai pasar tersebut mampu menggerakkan UMKM sekaligus menjadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, di sini UMKM bisa jalan semua. Masyarakat juga bisa rekreasi sambil melihat-lihat tanaman. Kita bareng-bareng di sini, jadi teman-teman penjual membentuk paguyuban,” ujar Abdul Rosid saat ditemui di Pasar Petani Garuda, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, seluruh stan di pasar tersebut diisi oleh penjual tanaman dengan beragam jenis. Mulai dari pohon buah hingga tanaman hias tersedia lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Yang dicari juga macam-macam, dari pohon buah sampai pohon taman ada semua,” katanya.
Abdul Rosid juga mengapresiasi, langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam merealisasikan Pasar Tani Garuda. Menurutnya, saat ini keterisian stan sudah mencapai hampir 90 persen.
“Alhamdulillah Pemkab Bogor gercep. Prosesnya memang lumayan, tapi sekarang sudah hampir penuh semua stand-nya,” ungkapnya.
Sebelum berjualan di Pasar Petani Garuda, Abdul Rosid mengaku, berprofesi sebagai petani dengan stok tanaman yang terbatas.
“Awalnya saya petani, stok juga terbatas. Kalau di sini kan baru. Ada juga yang sudah lama jualan, tapi kebanyakan orang-orang baru, awalnya juga petani,” jelasnya.
Abdul juga menyebut, mayoritas penjual tanaman di Pasar Petani Garuda berasal dari wilayah Cibinong, dengan latar belakang yang beragam.
“Ada yang dari Sukahati, ada juga dari Kelurahan Tengah, macam-macam. Tapi mayoritas petaninya memang di Cibinong,” katanya.
Lebih lanjut, Abdul juga mengucapkan, bahwa Pasar Petani Garuda saat ini masih dalam tahap uji coba.
Ia juga menjelaskan, informasi mengenai keberadaan pasar tersebut awalnya diperoleh melalui kelompok tani yang difasilitasi oleh Pemkab Bogor.
“Awalnya dari Pak Rudy lewat kelompok tani. Kita ajukan dan alhamdulillah di-acc. Tadinya maunya di Pakansari, tapi di sini aksesnya dekat, alhamdulillah,” ucapnya.
Untuk jenis tanaman yang dijual, Abdul Rosid menyebut jumlahnya mencapai ratusan jenis dan berbagai jenis tanaman disediakan di Pasar Petani Garuda.
“Macam-macam, banyak jenisnya. Ada jeruk, mangga, rambutan, kedondong, alpukat, matoa, banyak lah,” tuturnya.
Lokasi Pasar Tani Garuda dinilai sangat strategis karena berada dekat dengan kawasan perkantoran Pemkab Bogor.
Terlebih, kata Abdul, setiap akhir pekan terdapat kegiatan car free day yang turut mendongkrak jumlah pengunjung.
“Strategis, dekat jalan pemda. Apalagi hari Minggu ada car free day, ibu-ibu sering ke sini. Anak-anak juga bisa belajar, yang tadinya enggak tahu pohon jadi tahu,” jelasnya.
Ke depan, Abdul Rosid berharap, agar Pasar Tani Garuda terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan ke depannya lebih maju, biar UMKM makin jalan,” harapnya.
Kendati demikian, selama masa uji coba, respon masyarakat dinilai sangat positif. Pasar Petani Garuda juga kerap dikunjungi oleh masyarakat dari luar daerah.
“Alhamdulillah respon masyarakat bagus, pembeli juga ada yang dari luar daerah kaya Depok dan lainnya. Kita juga sambil edukasi, kalau ada yang nanya soal tanaman, kita jelasin,” pungkasnya.
(Pandu)







