Caringin, SuaraBotim.Com – Polres Bogor bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Bogor, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, serta insan jurnalis lainnya menggelar kegiatan deadline healing untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan deadline healing ini menjadi ajang mempererat kebersamaan dan sinergi antara jajaran kepolisian dengan jurnalis di Kabupaten Bogor.
Beragam agenda kebersamaan digelar, mulai dari doa bersama, penanaman pohon, penyebaran benih ikan di Sungai Cisadane, pemotongan tumpeng, hingga kegiatan arung jeram (rafting) sebagai sarana penyegaran sekaligus penguatan kekompakan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Februari.
“Pagi ini kami bersama rekan-rekan media Kabupaten Bogor, didampingi Ketua PWI Kabupaten Bogor, Ketua Pokja Wartawan Polres Bogor, serta insan pers lainnya, melaksanakan kegiatan headline healing dalam rangka perayaan Hari Pers Nasional 2026,” ujar AKBP Wikha kepada SuaraBotim.Com.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan pelepasan benih ikan di Sungai Cisadane. Selain itu, dilakukan pula pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan HPN 2026.
“Setelah rangkaian kegiatan tersebut, kami mengajak rekan-rekan media untuk healing sejenak melalui kegiatan rafting. Kegiatan ini bertujuan melatih kekompakan antara insan pers dan jajaran Polres Bogor sebagai wujud kebersamaan,” jelasnya.
Terlebih, AKBP Wikha juga menambahkan, kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia melalui gerakan ASRI, yakni Aman, Sehat, Bersih, dan Indah.
Melalui momentum HPN 2026, Polres Bogor bersama insan pers turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam penataan serta pelestarian lingkungan.
“Tadi kami juga melaksanakan pelepasan dua jenis ikan, tidak hanya di lokasi ini tetapi juga di beberapa titik lainnya. Untuk penanaman pohon, selama ini kami membagikan bibit kepada masyarakat dan dilaksanakan bersama pemerintah daerah serta pihak terkait,” ungkapnya.
Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan sangat penting sebagai langkah pencegahan bencana akibat kerusakan alam.
“Jika kita menjaga lingkungan, maka lingkungan akan menjaga kita. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mencegah bencana dan memperbaiki kondisi lingkungan,” pungkas Kapolres Bogor.
Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Polres Bogor, Putra Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan deadline healingini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan soliditas antara jurnalis dan Polres Bogor.
“Kegiatan ini bukan sekadar peringatan Hari Pers Nasional, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan untuk membangun komunikasi yang sehat, solid, dan harmonis antara wartawan dan Polres Bogor dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat,” kata Putra.
Di tempat yang sama, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Deddy Firdaus, menjelaskan bahwa Hari Pers Nasional diperingati setiap tanggal 9 Februari karena bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
“Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari karena bertepatan dengan hari lahir PWI yang tahun ini memasuki usia ke-80,” ungkap Deddy.
Ia menambahkan, peringatan HPN 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang menegaskan peran strategis pers dalam menjaga demokrasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
(Pandu)







