Cibinong, SuaraBotim.Com – Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) DPD Kabupaten Bogor bersiap menggelar hajatan besar bertajuk “Jambore 1.000 Pesilat se-Jawa Barat”. Event akbar yang menggabungkan unsur seni, budaya, dan penguatan organisasi ini dijadwalkan berlangsung pada 11–12 April 2026 di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong.
Selain menjadi ajang kumpul pendekar se-Jawa Barat, momentum ini juga akan menjadi saksi pelantikan resmi Dodi Sangadipati, S.Kom., sebagai Ketua PPSI DPD Kabupaten Bogor periode 2026–2031, beserta jajaran pengurus DPC.
Dodi Sangadipati menyatakan, jambore ini bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan sebuah pernyataan sikap untuk membangkitkan kembali marwah kebudayaan Sunda melalui pencak silat.
“Di bawah langit Tatar Sunda, seribu pesilat akan bersatu dalam satu napas dan tekad. Bumi Pajajaran menjadi saksi bahwa ini adalah pengukuhan sumpah ruhani untuk menjaga kehormatan, melestarikan warisan karuhun, dan memperkuat silaturahmi,” ujar Dodi kepada SuaraBotim.Com, Senin (23/2/2026).
Kegiatan hari pertama akan berfokus pada penguatan kompetisi dan mentalitas. Setelah upacara pembukaan, para pesilat akan mengikuti Pasanggiri (kompetisi seni) antar-DPC serta festival bakat.
“Malam harinya kami gelar Sawala Jawara. Ini adalah ruang pemahaman organisasi bagi ketua paguron, sekaligus pembinaan wawasan bela negara bagi pesilat muda agar memiliki jiwa patriot,” jelas Dodi.
Memasuki hari kedua, suasana akan kental dengan nuansa sakral melalui upacara adat Ngistrenan Raja. Prosesi ini merupakan refleksi sejarah sekaligus penghormatan terhadap kejayaan tanah Bogor di masa lampau.
Acara kemudian akan dilanjutkan dengan arak-arakan kolosal mengelilingi Stadion Pakansari, atraksi pencak silat, dan puncaknya adalah pelantikan pengurus PPSI se-Kabupaten Bogor.
“Kami berharap melalui jambore ini, pencak silat semakin kokoh sebagai identitas bangsa dan perekat persatuan antar-paguron, khususnya di Kabupaten Bogor,” tutup Dodi.
(Retza)







