SUARABOTIM.COM – Upaya peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Bogor terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSUD Bakti Pajajaran kini resmi mendapatkan persetujuan BPJS Kesehatan dan menjadi fasilitas rujukan utama penanganan stroke di wilayah Bogor Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menyebut hal ini merupakan transformasi kesehatan yang sangat positif dengan adanya beberapa fasilitas baru.
“Ini sangat positif, jadi DSA ini sudah di approved BPJS. Artinya, di Bogor Raya ini baru ada di RSUD Bakti Pajajaran,” katanya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (4/3/2026).
Dengan adanya beberapa fasilitas baru, Fusia berharap, terutama agar pasien yang mengidap penyakit stroke bisa cepat ditangani.
“Jadi dia bergandengan dengan force stroke, bagaimana penanganan stroke itu cepat ditangani. Karena kecepatan penanganan akan menentukan tingkat keselamatan pasien,” ungkapnya.
Tak hanya di RSUD Bakti Pajajaran, kata Fusia, RSUD lain telah mempersiapkan untuk diadakannya fasilitas seperti yang sama.
“Sebenernya RSUD lain sudah persiapan kesana, contoh RSUD Ciawi juga fasilitasnya sudah ada, sudah bisa melayani pasien umum, tetapi belum mendapatkan izin dari BPJS,” tutupnya.
(Pandu)







