SUARABOTIM.COM – Festival Kuluwung, tradisi khas wilayah Bogor Timur (Botim) khususnya Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kembali digelar usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Desa Kutamekar selama dua hari, Senin – Selasa (23-24) Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam merawat dan melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan turun-temurun.
Festival Kuluwung diketahui rutin dilaksanakan beberapa tahun sekali setelah Lebaran. Tradisi pesta rakyat ini selalu dinantikan warga karena menghadirkan berbagai kegiatan khas, salah satunya lomba kuluwung atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai lomba meriam karbit.
Pada penyelenggaraan tahun ini, pertandingan mempertemukan Kampung Bakan Pojok, Desa Kutamekar, dengan Kampung Jaga Tamu, Desa Sukajadi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Cariu, Kompol Agus Hidayat mengatakan, festival tersebut merupakan agenda rutin masyarakat pasca-Idulfitri yang telah berlangsung sejak lama.
“Festival pesta rakyat ini memang biasa dilaksanakan warga setelah Hari Raya Idulfitri. Sebelum kegiatan digelar, masyarakat dari dua desa, yaitu Desa Sukajadi dan Kutamekar, datang kepada kami untuk meminta izin penyelenggaraan,” ujar Kompol Agus, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Kapolres Bogor dan Kasat Intel Polres Bogor terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Hasilnya, festival diizinkan karena dinilai sebagai kegiatan positif masyarakat.
“Setelah kami ajukan, Kapolres menyampaikan bahwa selama ini merupakan pesta rakyat yang digelar tiga tahun sekali, sehingga diperbolehkan untuk dilaksanakan,” jelasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Salah satunya larangan membawa petasan dan kembang api berbahaya.
“Kami melarang penggunaan kembang api atau petasan yang dapat meledak di udara karena berpotensi membahayakan. Pengawasan dilakukan secara ketat bersama panitia,” tegasnya.
Festival Kuluwung dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Maret 2026. Kegiatan ini juga direncanakan akan dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Informasinya, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor akan hadir, dan jika tidak ada halangan, Bupati Bogor juga dijadwalkan turut menghadiri kegiatan ini,” pungkasnya.
(Pandu)







