SUARABOTIM.COM – Program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bogor terus berjalan.
Dari total 181 titik yang direncanakan, saat ini masih tersisa sekitar 50 titik yang belum dibangun dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya mencari lahan untuk menyelesaikan pembangunan di titik-titik yang tersisa tersebut.
Menurutnya, prioritas utama penggunaan lahan adalah aset milik desa. Namun, apabila lahan desa tidak tersedia, maka akan dilakukan pencarian alternatif dari aset pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
“Yang belum dibangun sekitar 50 titik, saat ini kita sedang mencari lahannya. Prioritas pertama tentu lahan desa. Jika tidak ada, kita cari dari pemerintah kabupaten, kemudian provinsi, hingga kementerian. Bahkan jika memungkinkan, kita juga membuka peluang dari BUMN maupun pihak swasta untuk dimanfaatkan sebagai PSU,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Jumat (27/3/2026).
Lebih lanjut, Letkol Inf. Rizal menegaskan, percepatan pembangunan KDKMP ini tidak dapat dilakukan secara mandiri, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Bogor.
Ia pun mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung program tersebut demi mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Program ini membutuhkan peran serta dan kerja sama dari seluruh elemen yang ada di wilayah. Dengan kolaborasi yang baik, kita optimistis pembangunan KDKMP dapat segera rampung sesuai target,” pungkasnya.
(Pandu)







