SUARABOTIM.COM – Seorang bocah berinisial MFA (4) diduga hanyut terbawa arus saluran air saat bermain hujan di Kampung Mesjid, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (22/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan mengguyur wilayah setempat. Berdasarkan laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, korban diduga terseret arus drainase ketika bermain bersama teman-temannya.
Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Bojonggede sekitar pukul 19.35 WIB.
“Saat hujan turun, ada empat anak yang bermain hujan-hujanan. Tidak lama kemudian, orang tua salah satu anak, yakni ayah Michel, mencari anaknya dan menemukannya di pinggiran kali,” ujar Jalaludin kepada SuaraBotim.com, Kamis (23/4/2026).
Namun, lanjutnya, hanya Michel dan dua anak lainnya yang ditemukan. Dari keterangan ketiga anak tersebut, korban MFA diketahui melompat ke aliran drainase meski sempat dilarang.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, ayah Michel langsung melakukan pencarian dari titik awal hingga ke wilayah Bambu Kuning,” jelasnya.
Ciri-ciri korban saat kejadian diketahui mengenakan baju berwarna merah dan celana biru dongker.
Dalam upaya pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya perahu karet, pelampung, helm keselamatan, dayung, jangkar, serta kantong jenazah.
“Pada hari pertama pencarian, Rabu (22/4/2026), tim melakukan penyisiran darat dari titik kejadian hingga Jembatan Teletubbies dengan jarak kurang lebih 1,5 kilometer,” ungkapnya.
Hingga akhir operasi hari pertama, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya, Kamis (23/4/26), mulai pukul 07.30 WIB.
BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di luar rumah, terutama saat kondisi hujan yang berpotensi menimbulkan arus deras pada saluran air.
(Pandu)







