SUARABOTIM.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Puncak, Kampung Cibogo, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Selasa (21/4/26) sekitar pukul 05.10 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat berwarna putih hitam dengan nomor polisi B-5365-SDL. Kendaraan itu dikendarai oleh seorang pria tanpa identitas (MR X) yang berboncengan dengan penumpang berinisial GPS.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman menjelaskan, sebelum kejadian, sepeda motor melaju dari arah Puncak menuju Gadog. Saat melintas di lokasi kejadian, kondisi jalan lurus dan mendatar, dengan penerangan jalan umum yang tersedia, namun situasi masih gelap menjelang pagi.
“Di tempat kejadian perkara, kendaraan bergerak ke kiri jalan dan menabrak trotoar pembatas saluran air,” ujar Ipda Ares kepada SuaraBotim.Com.
Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang terjatuh hingga masuk ke dalam saluran air dengan kedalaman sekitar dua meter.
Dalam insiden itu, pengendara MR X dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka terbuka di bagian kening.
Sementara penumpangnya, GPS, mengalami luka berat berupa memar dan lebam di tangan kanan serta dada, serta luka terbuka di bagian kepala sebelah kiri.
“Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Idham Chalid Ciawi untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Hingga saat ini, identitas pengendara yang meninggal dunia belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan serta mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri berikut agar segera melapor.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri memiliki kulit sawo matang, rambut lurus berwarna hitam, tinggi badan sekitar 165 cm, dan diperkirakan berusia antara 18 hingga 25 tahun.
“Saat kejadian, korban mengenakan kaos putih bertuliskan “Gucci” berwarna hijau, celana cokelat, serta jas hujan berwarna cokelat,” terangnya.
Selain itu, korban juga memakai gelang tali hitam di tangan kanan serta sabuk berbahan serat berwarna hitam. Tidak ditemukan tanda khusus lainnya pada tubuh korban.
Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di waktu subuh dengan kondisi pencahayaan terbatas, guna menghindari kecelakaan serupa.
(Pandu)







