SUARABOTIM.COM – Camat bersama para kepala desa se-Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, melakukan kunjungan studi tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi pelayanan publik di tingkat nagari/desa.
Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri, menjelaskan bahwa rombongan dibagi ke sejumlah lokasi unggulan desa untuk melihat langsung implementasi program. Salah satu fokus utama adalah sektor ketahanan pangan melalui peternakan ayam petelur yang dikelola desa.
Selain itu, rombongan juga mengunjungi Bank Sampah Induk Desa Gunung Putri yang menjadi program unggulan dalam pengelolaan sampah berbasis desa dan telah berkembang menjadi unit usaha di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Mereka sangat antusias mempelajari pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Desa Gunung Putri sudah berhasil mengelola sampah berbasis desa dan bahkan menjadi unit usaha baru di bawah BUMDes,” ujar Daman Huri kepada SuaraBotim.Com.
Ia menambahkan, karakteristik desa-desa di Sumatera Barat dinilai memiliki kemiripan dengan wilayah Kabupaten Bogor, mulai dari potensi pesisir, pertanian, hingga desa perkotaan seperti Gunung Putri. Hal ini membuat kegiatan studi tiru tersebut dinilai relevan dan aplikatif.
Daman juga menyoroti penguatan ketahanan pangan desa melalui kebijakan pemerintah pusat terkait penyertaan modal BUMDes sebesar 20 persen. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan arah yang lebih jelas dalam pengelolaan sektor ketahanan pangan di desa.
“Sekarang sudah terlihat bentuknya dan memiliki kekuatan nyata dalam mendukung ketahanan pangan di masing-masing desa,” jelasnya.
Tak hanya itu, rombongan turut tertarik dengan program GP Net, yakni layanan jaringan internet desa yang dikelola BUMDes Gunung Putri.
“Program yang telah berjalan selama empat tahun ini memiliki lebih dari seribu anggota dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan desa,” ucapnya.
Daman berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga membuka peluang kerja sama antar daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi desa.
Sementara itu, Sekretaris Camat IV Jurai, Vorzil, mengungkapkan bahwa pihaknya tertarik melakukan studi tiru setelah melihat berbagai prestasi Desa Gunung Putri melalui pemberitaan media.
“Kami melihat Desa Gunung Putri meraih berbagai penghargaan dari kementerian. Dari situ kami memutuskan untuk datang langsung belajar ke sini,” ujarnya.
Menurut Vorzil, banyak program yang dapat diadopsi, mulai dari penerapan CCTV desa, pengelolaan ketahanan pangan, hingga sistem bank sampah berbasis masyarakat.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami. Dengan kesungguhan dan komitmen, desa mampu berkembang dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Pandu)






