SUARABOTIM.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (11/5/26).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari penguatan program pemenuhan gizi nasional bagi anak-anak sekolah.
Dadan Hindayana menyampaikan, rasa syukur atas diresmikannya SPPG Citaringgul yang menjadi SPPG ke-14 di Kecamatan Babakan Madang.
“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan SPPG di Citaringgul dan ini menjadi SPPG ke-14 yang ada di Kecamatan Babakan Madang,” ujar Dadan kepada SuaraBotim.Com.
Ia menjelaskan, secara nasional saat ini telah terdapat 28.390 SPPG yang melayani sekitar 62 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak, khususnya di wilayah sekitar pusat pemerintahan baru.
“Ini adalah bagian yang hari ini mulai dilayani. Saya kira ini sesuatu yang bermakna karena tidak jauh dengan pusat kegiatan pemerintahan baru. Anak-anak bermain, mudah-mudahan bisa tumbuh sehat,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Lentera Permata Abadi, Subawanta mengatakan, dapur Citaringgul 01 merupakan dapur ke-10 yang dikelola pihaknya.
“Kegiatan hari ini adalah peresmian dapur Citaringgul 01, yang mana dapur ini merupakan dapur ke-10 yang kami kelola dari PT Lentera Permata Abadi dan kebetulan memiliki kesempatan istimewa karena diresmikan langsung oleh Kepala BGN Prof Dadan,” ujarnya.
Subawanta menjelaskan, dapur tersebut saat ini melayani sekitar 1.800 penerima manfaat dari jenjang sekolah dasar (SD). Ke depan, jumlah tersebut akan ditambah sekitar 300 hingga 500 penerima manfaat lainnya.
“Penerima manfaat kami sekitar 1.800 untuk SD, nanti akan ditambah sekitar 300 sampai 500 lagi,” jelasnya.
Dalam operasional sehari, dapur SPPG Citaringgul melayani lima sekolah dasar dan satu sekolah menengah kejuruan (SMK).
Selain itu, pihaknya juga memberdayakan warga sekitar sebagai relawan dapur.
Saat ini, terdapat 42 relawan yang terlibat dan jumlahnya akan ditambah menjadi 47 orang seiring bertambahnya penerima manfaat.
“Komposisi relawan kami 90 persen adalah warga sekitar Citaringgul, khususnya RT 01 dan RT 02 tempat dapur ini berada,” ungkapnya.
Namun, kata dia, perekrutan relawan dilakukan secara bertahap agar proses operasional dapur tetap berjalan rapi dan maksimal.
(Pandu)







