SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2026).
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pendiri bangsa yang telah merumuskan dasar negara Indonesia sebelum kemerdekaan diproklamasikan.
“Hari ini kita memaknai Hari Lahir Pancasila. Para pendiri bangsa yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 telah merumuskan dan mencetuskan Pancasila pada 1 Juni 1945,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Menurutnya, Pancasila merupakan landasan dan pondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam menjaga ketuhanan, kemanusiaan, serta persatuan bangsa.
“Negara kita menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa dan kemanusiaan. Benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan, sementara musuh terbesar bangsa ini adalah perpecahan,” tegasnya.
Rudy menuturkan, seluruh kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Ia juga menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan perdamaian dunia.
“Tentunya kita memaknai Pancasila hari ini sebagai dasar dalam merumuskan berbagai kebijakan untuk membangun bangsa bersama-sama. Pancasila bukan hanya menjadi landasan negara, tetapi juga menjadi fondasi perdamaian dunia,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga mengajak generasi muda untuk memahami makna perjuangan para pahlawan dan menanamkan rasa cinta tanah air.
Menurutnya, bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, melainkan lambang kehormatan dan persatuan bangsa Indonesia.
“Setiap pengibaran bendera Merah Putih harus dimaknai sebagai simbol kehormatan dan persatuan bangsa,” tutur dia.
“Anak-anak muda harus memahami bahwa kemerdekaan bangsa ini bukan hanya diperjuangkan, tetapi juga dipertaruhkan dengan jutaan air mata, jutaan tetesan darah, dan jutaan nyawa yang menjadi dasar kita mempertahankan kedaulatan bangsa,” sambungnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Bogor berharap nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai modal utama menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(Pandu)







