SUARABOTIM.COM – Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Babakan, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9/26).
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak enam unit rumah dan dua sepeda motor terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang dilaporkan pingsan setelah melihat rumahnya terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Raya Narogong Klapanunggal, Kampung Babakan, RT 03/RW 02, Desa Dayeuh.
Laporan kebakaran diterima petugas Damkar pada pukul 10.47 WIB. Tim dari Damkar Sektor Cileungsi kemudian berangkat pada pukul 10.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.
“Api masih menyala saat petugas tiba di lokasi. Awalnya laporan yang diterima merupakan kebakaran gudang, namun setelah tiba di lokasi diketahui objek yang terbakar merupakan rumah tinggal,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Yudi menyebut, petugas mendapati api telah membesar dan merambat ke sejumlah rumah di sekitarnya. Kondisi bangunan yang sebagian merupakan rumah lama dengan material kayu serta posisi bangunan yang berdempetan membuat api dengan cepat menjalar.
“Satu rumah mengalami kerusakan sekitar 60 persen. Sementara lima rumah lainnya terbakar hingga seluruh bagian rumah atau mengalami kerusakan sekitar 100 persen,” paparnya.
“Selain bangunan rumah, dua unit sepeda motor juga mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut,” lanjutnya.
Terlebih, Yudi mengucapman, seorang pemilik rumah yang melihat api sudah membesar dilaporkan histeris dan meminta pertolongan.
“Pemilik rumah lainnya yang melihat kediamannya terbakar bahkan sempat tidak sadarkan diri atau pingsan,” terangnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menghubungi Damkar Sektor Cileungsi untuk mendapatkan penanganan secepatnya.
Dalam proses pemadaman, Damkar Sektor Cileungsi mengerahkan dua unit kendaraan pemadam dengan sejumlah personel. Petugas juga mendapat dukungan satu unit dari Damkar Sektor Gunung Putri serta satu unit Damkar PT Aspek Kumbong.
Untuk memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman, petugas menggunakan sumber air terdekat yang berasal dari toren penampungan milik PT Aspek Kumbong.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga kondisi di lokasi dinyatakan aman,” tutur dia.
Lebih lanjut, Yudi mengungkapkan, penanganan kebakaran secara keseluruhan berlangsung sekitar dua jam 30 menit dan selesai pada pukul 13.30 WIB.
Adapun rumah yang terdampak diketahui milik Ahmad Sumaedi, Nurahman, Mulyana, Fatma, Ahmad Yani, dan Waryono.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Sementara total kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan.
Dalam penanganan kebakaran, petugas melibatkan Damkar Sektor Cileungsi, Damkar Sektor Gunung Putri, Damkar PT Aspek Kumbong, Polsek Cileungsi, Babinsa Desa Dayeuh, Satpol PP Kecamatan Cileungsi, Redkar, Linmas Desa Dayeuh, serta RT/RW setempat.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang dilaporkan pingsan dan telah mendapat penanganan,” tutupnya.
(Pandu)






