SUARABOTIM.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tanjakan Selarong, Kampung Cibogo II, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (16/9/26) sekitar pukul 14.30 WIB.
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9501-PXV diduga mengalami gagal fungsi rem atau rem blong saat melaju dari arah Puncak menuju Gadog.
Kendaraan tersebut kemudian menabrak minibus Daihatsu Sigra bernomor polisi F-1402-FBM hingga terdorong dan menghantam dua bangunan di pinggir jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman mengatakan, kecelakaan tersebut bermula ketika truk box yang dikemudikan G.F (26) melaju dari arah Puncak menuju Gadog.
Saat tiba di lokasi kejadian, truk berada di jalan lurus menurun. Diduga rem kendaraan mengalami gagal fungsi sehingga pengemudi kehilangan kendali dan kendaraan bergerak ke sisi kiri jalan.
Truk kemudian menabrak bagian belakang sebelah kanan minibus Daihatsu Sigra yang dikemudikan R (32). Saat itu, minibus sedang berhenti di bahu jalan sebelah kiri dari arah Puncak menuju Gadog.
“Truk box tersebut mengalami gagal fungsi rem kemudian bergerak ke kiri jalan dan menabrak bagian belakang sebelah kanan kendaraan minibus yang sedang berhenti di bahu jalan,” ujar Ares berdasarkan laporan kecelakaan.
Ipda Ares menuturkan, benturan itu membuat minibus terdorong hingga menabrak bangunan bengkel velg milik J dan bangunan Sate Tegal milik A.S yang berada di sekitar lokasi.
“Dalam kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka ringan. Mereka yakni pengemudi minibus berinisial R dan seorang mekanik bengkel velg berinisial I.L (47),” ungkapnya.
“R mengalami luka terbuka pada telinga sebelah kanan serta luka lecet pada kaki kiri. Sementara I.L mengalami luka lecet pada kaki sebelah kiri,” terangnya.
Ipda Ares menyebut, kedua korban kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Idham Chalid Ciawi, Kabupaten Bogor.
“Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam kecelakaan tersebut.
Selain menyebabkan dua orang mengalami luka ringan, kecelakaan juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dan bangunan di sekitar lokasi. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta,” tutupnya.
(Pandu)






