Cisarua, SuaraBotim.Com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas dalam mengatasi kemacetan parah yang terjadi di kawasan Puncak, Bogor, menjelang libur panjang perayaan Kenaikan Isa Almasih.
Salah satu kebijakan yang diambil adalah meliburkan sementara operasional angkutan kota (angkot) yang melintasi jalur wisata tersebut.
“Puncak macet lagi, karena itu saya ambil langkah antisipatif,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan media sosial.
“Pagi-pagi saya sudah komunikasi dengan Kang Dadang (Dishub Kabupaten Bogor), parkir sudah tertata dengan baik, tapi jumlah kendaraan yang masuk ke Puncak terlalu banyak.” Sambungnya.
Sebagai upaya konkret, Dedi menyampaikan bahwa seluruh angkot dari tiga trayek yang menuju kawasan Puncak akan diliburkan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu. Para sopir angkot juga akan diberikan kompensasi sebesar Rp400.000 per orang selama dua hari masa libur.
“Kita data dulu sopir-sopir angkotnya, nanti Sabtu pagi saya kumpulkan semuanya. Mereka saya liburkan agar bisa menikmati waktu bersama keluarga. Tujuan wisata itu untuk rekreasi, bukan malah membuat stres karena kemacetan,” jelasnya.
Langkah ini, menurut Dedi, merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemprov Jabar dalam mengatasi kemacetan ekstrem yang kerap terjadi saat musim liburan di jalur wisata Puncak.
Sementara, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menjelaskan, sebanyak 703 unit angkot dari tiga trayek akan dihentikan sementara operasionalnya. Ketiga trayek tersebut Bogor – Cisarua, Bogor – Cibedug, dan Ciawi – Pasir Muncang
“Setiap sopir, baik utama maupun cadangan, akan mendapatkan subsidi sebesar Rp200.000 per hari, total Rp400.000 untuk dua hari. Pemilik angkot juga ikut diakomodasi,” ujar Dadang.
Rencana ini akan diberlakukan secara berkelanjutan setiap libur panjang, termasuk kemungkinan saat Idul Adha mendatang, demi menciptakan arus lalu lintas yang lancar dan wisata yang nyaman di kawasan Puncak.
Dedi Mulyadi juga dijadwalkan akan meninjau langsung persiapan ini di kawasan Gadog pada Sabtu pagi.
(Pandu)







