Saturday, May 9, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Tanggapi Pernyataan Menteri PKP Soal Jumlah Penduduk Miskin Tertinggi, Begini Kata Farid Ma’ruf!

by Arsyit Syarifudin
November 20, 2025
in Suara Bogor
0
Tanggapi Pernyataan Menteri PKP Soal Jumlah Penduduk Miskin Tertinggi, Begini Kata Farid Ma’ruf!

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf. (Foto: pandu maulana/ SuaraBotim.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor menanggapi pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, terkait jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan penduduk miskin terbanyak mencapai 401,86 ribu jiwa.

READ ALSO

‎Wamendagri Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Jurnalistik Bukan Sekadar Rekam Peristiwa

‎Bogor Jadi Tuan Rumah APFI 2026, Ini Daftar Pemenangnya! ‎

Data tersebut dipaparkan oleh Dirjen Kawasan Permukiman PKP Fitrah Nur dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Senayan.

Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menilai hal tersebut wajar karena Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk terbesar secara nasional.

“Tertinggi wajar, karena penduduknya juga kabupaten yang terbanyak di Indonesia,” ujarnya, Kamis (20/11/25).

Meski demikian, Farid menegaskan bahwa Pemkab Bogor terus menjalankan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan. Program tersebut tidak hanya berupa bantuan sosial, tetapi sudah memasuki tahap pemberdayaan masyarakat.

“Sebanyak apa pun penduduknya, program-program yang kita susun tetap untuk mengatasi kemiskinan. Ada langkah-langkah dari Pemkab Bogor melalui kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga filantropi,” jelasnya.

Farid memaparkan, salah satu langkah terbaru yang dilakukan Pemkab Bogor bersama pemerintah pusat.

Pada Jumat lalu, Dinsos berkolaborasi dengan Kementerian Sosial menggelar pelatihan pembuatan tali dari pelepah pisang bagi warga miskin. Pelatihan tersebut diikuti 200 peserta yang terdata berada dalam desil 1 (kategori termiskin) di wilayah Tanjungsari.

Program ini juga telah dipersiapkan dengan rantai bisnis berkelanjutan, karena produk tali tersebut sudah memiliki perusahaan penampung yang siap membeli hasil produksi warga.

“Nanti talinya itu sudah ada penampungnya. Ini salah satu upaya pemberdayaan agar masyarakat bisa mandiri,” ujar Farid.

Farid menyebut, bahwa selama ini penanganan kemiskinan berjalan baik, meski dilakukan secara bertahap karena besarnya jumlah penduduk Kabupaten Bogor.

“Cakupannya bertahap, karena otomatis yang memerlukan penanganan juga banyak,” katanya.

Ia memastikan Pemkab Bogor tidak tinggal diam dan terus memperluas kolaborasi lintas sektor demi menekan angka kemiskinan.

“Kita tidak diam, kita terus menangani itu. Kolaborasi bukan hanya Dinas Sosial, tapi juga SKPD lain, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga filantropi turut kita libatkan,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: BPSDinsos Kabupaten BogorFarid Ma'rufKemiskinan BogorPemberdayaan Masyarakat

Related Posts

‎Wamendagri Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Jurnalistik Bukan Sekadar Rekam Peristiwa
Suara Bogor

‎Wamendagri Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Jurnalistik Bukan Sekadar Rekam Peristiwa

May 8, 2026
‎Bogor Jadi Tuan Rumah APFI 2026, Ini Daftar Pemenangnya! ‎
Suara Bogor

‎Bogor Jadi Tuan Rumah APFI 2026, Ini Daftar Pemenangnya! ‎

May 8, 2026
Pemkab Bogor Tetap Sinergi Tertibkan Tambang, Rudy Tegaskan Tak Niat Melawan KDM
Suara Bogor

Pemkab Bogor Tetap Sinergi Tertibkan Tambang, Rudy Tegaskan Tak Niat Melawan KDM

May 8, 2026
Pro Kontra Tambang Bogor Barat; Pengamat Soroti Sikap KDM dan Dampak Ekonomi Warga
Suara Bogor

Pro Kontra Tambang Bogor Barat; Pengamat Soroti Sikap KDM dan Dampak Ekonomi Warga

May 8, 2026
UU Pemilu Tak Kunjung Direvisi, Yusfitriadi: Kepentingan Politik di DPR?
Suara Bogor

UU Pemilu Tak Kunjung Direvisi, Yusfitriadi: Kepentingan Politik di DPR?

May 7, 2026
Bupati Bogor: HJB ke-544 Bakal Digelar di Malasari
Suara Bogor

Bupati Bogor: HJB ke-544 Bakal Digelar di Malasari

May 7, 2026
Next Post
Ancaman Bencana Tertinggi di Jabar Ada di Bogor, BPBD Minta PFB Segera Direalisasikan

Ancaman Bencana Tertinggi di Jabar Ada di Bogor, BPBD Minta PFB Segera Direalisasikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat di Indonesia
  • Petugas SPBU di Gandoang Dianiaya Pria Arogan, Pelaku Ditangkap di Parkiran Mal
  • ‎Wamendagri Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Jurnalistik Bukan Sekadar Rekam Peristiwa
  • ‎Bogor Jadi Tuan Rumah APFI 2026, Ini Daftar Pemenangnya! ‎
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?