Friday, May 8, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Pro Kontra Tambang Bogor Barat; Pengamat Soroti Sikap KDM dan Dampak Ekonomi Warga

by Arsyit Syarifudin
May 8, 2026
in Suara Bogor
0
Pro Kontra Tambang Bogor Barat; Pengamat Soroti Sikap KDM dan Dampak Ekonomi Warga

Founder LS Vinus Yusfitriadi soroti pro dan kontra tambang di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Polemik tambang yang melintasi tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor, yakni Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, kembali memanas. Perbedaan pandangan antara Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penutupan tambang menjadi sorotan publik.

Sebelumnya, masyarakat dari tiga kecamatan tersebut menggelar aksi damai di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor. Mereka mengadukan dampak penutupan aktivitas tambang yang disebut telah berlangsung selama sekitar tujuh bulan akibat kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

READ ALSO

Pemkab Bogor Tetap Sinergi Tertibkan Tambang, Rudy Tegaskan Tak Niat Melawan KDM

UU Pemilu Tak Kunjung Direvisi, Yusfitriadi: Kepentingan Politik di DPR?

Warga mengaku penutupan tambang berdampak besar terhadap roda perekonomian masyarakat. Menurut mereka, kompensasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat memang sempat diberikan, namun hanya berlangsung beberapa kali dan dinilai belum mampu menutupi kerugian ekonomi warga.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan setuju apabila tambang yang memiliki izin resmi kembali dibuka agar aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor dapat kembali berjalan. Namun, kewenangan perizinan tambang berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) disebut tetap tidak menyetujui pembukaan kembali aktivitas tambang tersebut.

Menanggapi polemik itu, Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Founder Lembaga Study Visi Nusantara (LS Vinus), Yusfitriadi menilai persoalan tambang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bukan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Urusan tambang itu urusan Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Bogor tidak punya kewenangan dalam konteks izin. Jadi dicabut atau tidak dicabut itu urusan provinsi,” kata Yusfitriadi kepada SuaraBotim.Com, Jumat (8/5/26).

Namun demikian, ia menegaskan dampak dari pencabutan izin tambang justru paling dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor dan pemerintah daerah setempat.

“Yang kena dampak adalah rakyat Kabupaten Bogor, termasuk bupati. Karena rakyat tahunya ini urusan pemerintah dan yang paling dekat dengan rakyat adalah bupati,” ujarnya.

Yusfitriadi menyebut, pencabutan izin tambang seharusnya memiliki dasar yang jelas dan disampaikan secara terbuka kepada publik. Menurutnya, ada beberapa faktor yang dapat menjadi alasan pencabutan izin tambang, seperti pelanggaran terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP), pelanggaran Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), hingga perusahaan yang tidak menjalankan tanggung jawab sosial atau CSR kepada masyarakat.

“Kalau memang melanggar aturan lingkungan atau tidak sesuai izin, silakan cabut. Tapi harus dijelaskan kepada publik. Tampilkan evaluasinya agar masyarakat paham,” katanya.

Ia mempertanyakan, alasan pencabutan izin tambang yang hingga kini dinilai belum dijelaskan secara rinci oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sampai hari ini gubernur belum pernah menyampaikan secara jelas kenapa izin tambang harus dicabut,” ucapnya.

Menurut Yusfitriadi, kondisi tersebut membuat penolakan muncul dari masyarakat karena mereka tidak memahami alasan utama penutupan tambang.

“Yang masyarakat tahu, ketika tambang ditutup, ekonomi di wilayah itu ikut mati. Tapi alasan pencabutannya tidak pernah dijelaskan secara detail,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pembangunan jalur tambang yang dinilai menjadi tidak sinkron apabila izin tambang justru dicabut permanen.

“Kalau tambang mau dicabut, lalu buat apa ada jalur tambang? Ini proyek besar yang sudah dirancang sejak era Gubernur Ridwan Kamil. Bahkan akhirnya Pemkab Bogor ikut terlibat karena melihat banyak korban kecelakaan dan dampak sosial di masyarakat,” jelasnya.

Yusfitriadi menilai hingga saat ini belum ada solusi konkret dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait dampak ekonomi masyarakat pasca-penutupan tambang.

“Ketika izin tambang dicabut, tidak ada solusi yang jelas untuk masyarakat yang kehilangan mata pencaharian,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: CigudegDedi MulyadiJalur TambangParungpanjangRudy SusmantoRumpinTambang BogorYusfitriadi

Related Posts

Pemkab Bogor Tetap Sinergi Tertibkan Tambang, Rudy Tegaskan Tak Niat Melawan KDM
Suara Bogor

Pemkab Bogor Tetap Sinergi Tertibkan Tambang, Rudy Tegaskan Tak Niat Melawan KDM

May 8, 2026
UU Pemilu Tak Kunjung Direvisi, Yusfitriadi: Kepentingan Politik di DPR?
Suara Bogor

UU Pemilu Tak Kunjung Direvisi, Yusfitriadi: Kepentingan Politik di DPR?

May 7, 2026
Bupati Bogor: HJB ke-544 Bakal Digelar di Malasari
Suara Bogor

Bupati Bogor: HJB ke-544 Bakal Digelar di Malasari

May 7, 2026
Jalan Khusus Tambang di Bogor Barat Masuk Tahap Penlok, Ajat: Trasenya Ada
Suara Bogor

Jalan Khusus Tambang di Bogor Barat Masuk Tahap Penlok, Ajat: Trasenya Ada

May 7, 2026
‎Bupati Bogor Dukung Usulan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat
Suara Bogor

‎Bupati Bogor Dukung Usulan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat

May 6, 2026
‎DPRD Kabupaten Bogor Gelar Paripurna, Bahas Perlindungan Masyarakat Adat dan Evaluasi Kinerja Bupati
Suara Bogor

‎DPRD Kabupaten Bogor Gelar Paripurna, Bahas Perlindungan Masyarakat Adat dan Evaluasi Kinerja Bupati

May 6, 2026
Next Post
Modus Ganjal ATM di Sentul Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku dan Buru Satu DPO

Modus Ganjal ATM di Sentul Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku dan Buru Satu DPO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Pemkab Bogor Tetap Sinergi Tertibkan Tambang, Rudy Tegaskan Tak Niat Melawan KDM
  • Bogorun 2026 Usung Tema Ecomovement, Medali Terbuat dari Olahan Sampah
  • BOGORUN 2026 Siap Digelar di Babakan Madang, Diikuti 4.100 Peserta dari 12 Negara
  • Modus Ganjal ATM di Sentul Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku dan Buru Satu DPO
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?