Suarabotim.com _ Telat 17 hari saat star dalam pekerjaan Pembangunan Ruang Kelas Baru SMPN 4 Gunung Putri. Mandor CV Dinamika yang bertindak sebagai penyedia jasa mengatakan salahsatu penyebabnya makan waktu di penggalian pondasi.
” Dengan tenaga 11 orang pekerja yang terdiri dari 7 kenek dan 4 tukang. Kita masih punya waktu 2,5 bulan untuk menyelesaikan 3 bangunan ruang kelas baru disini,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.
Saat ditanya terkait keterlambatan star, Ade mengaku kurang faham karena dirinya hanya fokus pada pekerjaan,” Kalo mulai waktu star saya kurang faham, mungkin pihak pemborongnya yang lebih faham, saya hanya pekerja soalnya,” terangnya. Kamis (19/9/24).
Sementara, Humas SMPN 4 Gunung Putri Uus Kusnadi mengaku senang akhirnya sekolah kembali mendapatkan ruang kelas dan pemagaran, meskipun masih kurang,” Kami kekurangan 4 ruang kelas, jika mendapatkan semuanya insya allah sudah mencukupi. Tapi kita syukuri saja karena pada tahun ini SMPN 4 Gunung Putri mendapat 3 ruang kelas dan pemagaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, Uus sapaan akranya berharap, semoga tahun berikutnya kembali mendapatkan tambahan ruang kelas dan LAB IPA untuk memaksimalkan pembelajaran.” Kami akan memantau pembangunan ini, karena ini untuk kepentingan siswa, meskipun kami sempat mempertanyakan keterlambatan star pada proyek pembangunan ini”” cetusnya.
” Menurut penyedia jasa, pihaknya punya trabel hingga mengalami keterlambatan selama 17 hari. Meski begitu, kami berharap pihak penyedia jasa bisa memaksimalkan pembangunan meski ada keterlambatan di awal,” pungkasnya.
Utuk diketahui, Pembangunan SMPN 4 Gunung Putri mendapatkan pembangunan 3 ruang kelas dengan CV.Dinamika sebagai penyedia jasa dan PT. CHATA Agung Karya sebagai Konsultan Pengawas. Dengan memakan anggaran sebesar Rp.1,2 Miliar dan harus selesai pada tanggal 13 Desember 2024.
**rezza/ns





