SUARABOTIM.COM – Garudayaksa FC harus mengawali kiprahnya di Super League 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Bermain di Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (11/9/26), Garudayaksa FC takluk 0-2 dari Persik Kediri.
Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh J. Enrique Rodriguez. Pemain Persik Kediri itu membobol gawang Garudayaksa FC pada menit ke-11 dan kembali mencetak gol pada menit ke-76.
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, menyampaikan, permohonan maaf atas hasil yang diraih timnya dalam laga perdana tersebut.
Menurut Milos, kekalahan dari Persik Kediri menjadi bahan evaluasi bagi Garudayaksa FC untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Kami akan evaluasi untuk pertandingan berikutnya. Ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Di babak pertama intensitas kami tidak berjalan lancar, di babak kedua ada peningkatan, tapi 15 menit akhir kami kecolongan sehingga kebobolan,” kata Milos Joksic.
Ia menjelaskan, sejumlah pemain Garudayaksa FC merupakan pemain baru yang masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tim.
“Ada beberapa pemain yang baru bergabung, masih adaptasi dan step by step diperbaiki,” jelasnya.
Garudayaksa FC sebenarnya sempat mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Namun, gol itu dianulir oleh wasit.
Meski demikian, Milos menegaskan keputusan tersebut tidak memengaruhi fokus tim. Ia justru menjadikan momen tersebut sebagai motivasi untuk memperbaiki permainan pada laga berikutnya.
“Gol yang dianulir tadi tidak memengaruhi fokus, tapi jadi motivasi agar kita lebih baik lagi ke depannya. Kita akan perbaiki sebagai persiapan kita di pertandingan berikut,” ungkap Milos.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Garudayaksa FC untuk melakukan pembenahan, terutama dari sisi intensitas permainan dan konsentrasi pada menit-menit akhir.
Garudayaksa FC pun diharapkan mampu bangkit dan meraih hasil positif pada pertandingan Super League 2026/2027 berikutnya.
(Pandu)






