SUARABOTIM.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan gedung baru SMA Negeri 3 Jonggol yang berlokasi di kawasan Perumahan Citra Indah City, Kelurahan Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Kamis (16/4/2026).
Pembangunan gedung SMAN 3 Jonggol ini diketahui menggunakan anggaran dari APBD Jawa Barat tahun 2025 sebesar Rp7,7 miliar.
Kehadiran sekolah baru tersebut diharapkan mampu menunjang pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jonggol dan sekitarnya.
“Alhamdulillah hari ini kita resmi meresmikan SMAN 3 Jonggol yang terletak di Kelurahan Singajaya, tepatnya di kawasan Citra Indah,” ujar Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Ia menegaskan, tingginya minat masyarakat Kabupaten Bogor dalam mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjadi salah satu alasan penting dibangunnya sekolah tersebut. Dengan adanya fasilitas pendidikan baru, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses layanan pendidikan menengah atas.
“Saya melihat minat masyarakat Kabupaten Bogor dalam mengikuti SPMB cukup tinggi. Maka dari itu, pembangunan SMAN 3 Jonggol ini diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam proses penerimaan murid baru ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Jonggol, Dhian Yustiana, menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Barat juga memberikan pesan khusus terkait peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menekankan agar sekolah tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memperkuat pemahaman serta kualitas peserta didik.
“Pesan dari Bapak Gubernur, selain menjaga kebersihan dan meningkatkan pembelajaran, juga penting untuk tidak hanya fokus pada teori, tetapi lebih kepada pemahaman siswa,” kata Dhian.
Ia menjelaskan, fasilitas yang dimiliki SMAN 3 Jonggol saat ini meliputi delapan ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, serta sembilan toilet yang terdiri dari tiga toilet guru, tiga toilet siswa, dan fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, pembangunan lapangan sekolah masih dalam tahap pengerjaan.
Dhian juga mengungkapkan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN 3 Jonggol telah berjalan sejak Januari 2026.
Sebelumnya, proses pembelajaran dilakukan secara sementara dengan menumpang di SMAN 1 Jonggol sejak Juli 2025, karena gedung sekolah belum selesai dibangun.
“Setelah bangunan selesai, kami langsung memindahkan kegiatan belajar mengajar ke gedung baru pada awal Januari 2026,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran Gubernur Jawa Barat dalam peresmian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas sekolah.
“Ini menjadi keberkahan dan kebanggaan bagi kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur. Semoga SMAN 3 Jonggol ke depan semakin maju dan berkembang,” pungkasnya.
(Pandu)







