Wednesday, July 29, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Pendidikan

‎Dirjen Pendis Sebut MTsN 3 Bogor Layak Jadi Role Model Madrasah Nasional

by Arsyit Syarifudin
July 29, 2026
in Suara Pendidikan
0
‎Dirjen Pendis Sebut MTsN 3 Bogor Layak Jadi Role Model Madrasah Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

‎Cegah Kekerasan dan Batasi Gadget di Madasrah, Ini Kata Dirjen Pendis!

Wabup Jaro Ade Ajak Siswa SMPN 3 Cileungsi Jauhi Tawuran dan Narkoba

‎SUARABOTIM.COM – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Amien Suyitno, memberikan apresiasi terhadap inovasi pendidikan yang diterapkan MTs Negeri (MTsN) 3 Bogor.
‎
‎Program talent mapping atau pemetaan bakat yang dijalankan sekolah tersebut dinilai layak menjadi inspirasi sekaligus role model bagi madrasah di seluruh Indonesia.
‎
‎Ia mengaku terkesan dengan sistem pembinaan peserta didik yang dilakukan secara terstruktur sejak awal siswa diterima di sekolah.
‎
‎Menurutnya, setiap peserta didik dipetakan berdasarkan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki. Setelah itu, siswa mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan agar dapat berkembang sesuai kemampuan masing-masing.
‎
‎”Madrasah ini menurut saya sangat luar biasa. Banyak alumninya diterima di sekolah-sekolah unggulan, dan sistemnya sangat sistemik. Anak-anak dipetakan sejak dini, diberikan pendampingan sesuai talentanya. Ini bisa menjadi inspirasi sekaligus role model bagi madrasah lain,” ujar Amien kepada SuaraBotim.Com di MTsN 3 Bogor, Rabu (29/7/26).
‎
‎Amien menjelaskan, keberhasilan MTsN 3 Bogor tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga didukung peran aktif guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang mendampingi siswa dalam jangka panjang, termasuk saat menentukan jenjang pendidikan berikutnya.
‎
‎Menurutnya, kata Amien, setiap madrasah memiliki inovasi tersendiri. Namun, pendekatan yang diterapkan MTsN 3 Bogor memiliki keunggulan karena proses pemetaan bakat dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.
‎
‎”Kuncinya adalah membuat talent pool sejak awal, kemudian dilakukan pendampingan secara berkelanjutan. Guru BK memiliki peran yang sangat strategis agar setiap anak bisa berkembang sesuai potensinya,” katanya.
‎
‎Sementara itu, Kepala MTsN 3 Bogor, Hilman, mengungkapkan bahwa program talent mapping telah diterapkan selama tiga tahun terakhir. Bahkan, sebelum siswa mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar, sekolah terlebih dahulu melaksanakan tes diagnostik dan menggali latar belakang keluarga untuk memetakan potensi sekaligus tantangan yang dimiliki setiap peserta didik.
‎
‎”Jadi kami tidak asal membina. Kami lihat dulu kemampuan anak, cita-citanya, dukungan orang tua, lalu kami dampingi. Kalau ada anak berbakat di olahraga, seni, atau bidang lain, kami arahkan agar potensinya berkembang. Jangan sampai anak minder karena bakatnya tidak diperhatikan,” jelasnya.
‎
‎Menurut Hilman, pendekatan tersebut terbukti memberikan hasil positif. Banyak lulusan MTsN 3 Bogor berhasil diterima di berbagai sekolah unggulan, seperti Taruna Nusantara, MAN Insan Cendekia Serpong, hingga SMK Analisis Kimia Bogor (Smakbo). Bahkan, setiap tahun sekolah tersebut mampu meloloskan sekitar 23 siswa ke Smakbo.
‎
‎Tak hanya itu, MTsN 3 Bogor juga mencatat prestasi membanggakan dalam penerimaan peserta didik di sekolah “Maung”. Pada tahun pertama pembukaan sekolah tersebut, sebanyak 104 siswa MTsN 3 Bogor berhasil lolos seleksi. Capaian itu menjadi salah satu alasan kunjungan Dirjen Pendidikan Islam ke sekolah tersebut.
‎
‎Hilman menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendampingan intensif guru BK kepada siswa dan orang tua selama proses pemilihan sekolah lanjutan. Pendampingan dilakukan sejak awal agar orang tua dapat menentukan pilihan pendidikan yang sesuai dengan potensi anak.
‎
‎”Kami kumpulkan orang tua, kami dampingi sejak awal, kami ajak berdiskusi sehingga mereka tidak kebingungan saat menentukan pilihan sekolah anak,” ujarnya.
‎
‎Selain mengembangkan program pemetaan bakat, MTsN 3 Bogor juga menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang mulai diimplementasikan sejak 2025. Kurikulum ini merupakan penguatan Kurikulum Merdeka dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan, seperti cinta kepada Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
‎
‎Implementasi KBC diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pendidikan karakter, di antaranya penanaman pohon serta pembiasaan menghargai seluruh makhluk hidup sebagai bagian dari kehidupan.
‎
‎Melalui inovasi talent mapping, pendampingan yang berkelanjutan, serta penguatan pendidikan karakter, MTsN 3 Bogor diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan madrasah yang mampu melahirkan lulusan berprestasi sesuai potensi terbaik yang dimiliki setiap peserta didik.
‎
‎(Pandu)

Tags: amien suyitnodirjen pendis kemenagmtsn 3 bogortalent mapping madrasah

Related Posts

‎Cegah Kekerasan dan Batasi Gadget di Madasrah, Ini Kata Dirjen Pendis!
Suara Pendidikan

‎Cegah Kekerasan dan Batasi Gadget di Madasrah, Ini Kata Dirjen Pendis!

July 29, 2026
Wabup Jaro Ade Ajak Siswa SMPN 3 Cileungsi Jauhi Tawuran dan Narkoba
Suara Pendidikan

Wabup Jaro Ade Ajak Siswa SMPN 3 Cileungsi Jauhi Tawuran dan Narkoba

July 27, 2026
Wabup Bogor Apresiasi Milad ke-30 Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido, Dorong Lahirnya Generasi Rabbani Berkualitas
Suara Pendidikan

Wabup Bogor Apresiasi Milad ke-30 Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido, Dorong Lahirnya Generasi Rabbani Berkualitas

July 20, 2026
‎Katar 19 Tlajung Udik Santuni Puluhan Yatim, Ketua BTJ: Jangan Biarkan Anak Putus Sekolah karena Ekonomi
Suara Pendidikan

‎Katar 19 Tlajung Udik Santuni Puluhan Yatim, Ketua BTJ: Jangan Biarkan Anak Putus Sekolah karena Ekonomi

July 19, 2026
DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Perbaikan Ruang Kelas Rusak di SMPN 1 Klapanunggal
Suara Pendidikan

DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Perbaikan Ruang Kelas Rusak di SMPN 1 Klapanunggal

July 18, 2026
MPLS 2026, DPRD Kabupaten Bogor Ajak Orang Tua Aktif Antar dan Dampingi Anak ke Sekolah
Suara Pendidikan

MPLS 2026, DPRD Kabupaten Bogor Ajak Orang Tua Aktif Antar dan Dampingi Anak ke Sekolah

July 15, 2026
Next Post
‎Cegah Kekerasan dan Batasi Gadget di Madasrah, Ini Kata Dirjen Pendis!

‎Cegah Kekerasan dan Batasi Gadget di Madasrah, Ini Kata Dirjen Pendis!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Cegah Kekerasan dan Batasi Gadget di Madasrah, Ini Kata Dirjen Pendis!
  • ‎Dirjen Pendis Sebut MTsN 3 Bogor Layak Jadi Role Model Madrasah Nasional
  • ‎Gagal Nyalip, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Cileungsi
  • Satpol PP Akui Masih Bingung Tangani LGBT, Mekanisme Belum Jelas
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?