Parung Panjang, SuaraBotim.Com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor berencana melaporkan insiden penggerebekan petugas di wilayah perbatasan Bogor–Tangerang ke pihak kepolisian.
Insiden ini sebelumnya viral setelah sejumlah orang yang diduga anggota Karang Taruna Desa Cirarab, Kabupaten Tangerang, memergoki petugas Dishub yang sedang beristirahat di sekitar Jalan Parung Panjang.
Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto, menjelaskan bahwa saat penggerebekan terjadi, petugas sedang berada di jam istirahat.
“Itu kan lagi jam istirahat anak-anak. Ada yang lagi salat, ada yang lagi mau makan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/9/25).
Bayu menegaskan, bahwa sejak dini hari, petugas sudah bekerja mengatur lalu lintas truk tambang di kawasan Parung Panjang.
“Iya sementara kan petugas dari jam 3 subuh udah mengatur lalin disana, di Parung Panjang,” katanya.
Terkait tudingan warga yang menyalahkan Dishub atas kemacetan akibat truk tambang, Bayu menyebut hal itu wajar karena situasi lalu lintas memang padat. Namun, ia menegaskan tidak ada anggota Dishub yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
“Anggota luka tidak ada. Tadi itu ada 7 sampai 8 petugas yang sedang istirahat di lokasi,” jelasnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Dishub Kabupaten Bogor akan melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian.
“Yang jelas lapor polisi lah, ke pihak kepolisian untuk bisa menindaklanjuti kejadian tadi. Laporannya ke Polres Bogor karena TKP nya Polres Bogor,” tutupnya.
(Pandu)







