Monday, June 15, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Fenomena Bendera One Piece di HUT RI, KPAD Kabupaten Bogor Ingatkan Dampak Buruk Bagi Anak

by Asep Saepudin Sayyev
August 10, 2025
in Suara Bogor
0
Fenomena Bendera One Piece di HUT RI, KPAD Kabupaten Bogor Ingatkan Dampak Buruk Bagi Anak
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com –  Maraknya pengibaran bendera bergambar One Piece di berbagai daerah pada momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat.

READ ALSO

Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat

Karya Bakti Kampung Pancasila, TNI Rombak Terowongan Garuda

Fenomena ini menjadi perhatian serius Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor, Waspada, yang menilai bahwa pembiaran terhadap hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap anak-anak.

Menurut Waspada, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjamin setiap warga negara untuk berekspresi dan menyampaikan pendapatnya sebagai cerminan negara demokrasi.

Namun, ia menegaskan, bahwa kebebasan berekspresi tetap harus memperhatikan tradisi, etika, budaya bangsa, serta dampaknya terhadap masyarakat, khususnya anak-anak.

“Anak dalam Undang-Undang Perlindungan Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak dalam kandungan. Anak-anak remaja yang mulai berpikir kritis bisa saja bertanya-tanya ketika melihat maraknya bendera One Piece yang dikibarkan bersama Sang Merah Putih,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Minggu (10/8/25).

Ia menilai, apalagi jika bendera tersebut dipasang sejajar atau diikat di bawah bendera Merah Putih pada momen sakral HUT RI, hal ini dapat mengganggu rasa nasionalisme dan patriotisme anak.

Waspada khawatir, keberadaan bendera dengan simbol yang tidak relevan dengan peringatan kemerdekaan bahkan berpotensi mengandung makna perlawanan akan memengaruhi perkembangan psikologis dan pola pikir generasi muda.

“Tentu berbeda jika yang ikut meramaikan adalah bendera organisasi kemasyarakatan (ormas) yang memiliki legalitas dan diakui negara. Itu justru akan menambah semarak perayaan dan memperkokoh nuansa nasionalisme,” jelasnya.

Oleh karena itu, KPAD Kabupaten Bogor mendorong pemerintah dan aparat terkait untuk bersikap tegas melarang pengibaran bendera One Piece dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-80.

Larangan ini, menurutnya, penting demi menghormati simbol-simbol negara dan memastikan kepentingan terbaik bagi seluruh anak Indonesia.

“Dirgahayu NKRI ke-80, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” pungkas Waspada.

(Pandu)

Tags: Bendera One PieceHUT RI ke-80KPAD Kabupaten Bogor

Related Posts

Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat
Suara Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat

June 15, 2026
Karya Bakti Kampung Pancasila, TNI Rombak Terowongan Garuda
Suara Bogor

Karya Bakti Kampung Pancasila, TNI Rombak Terowongan Garuda

June 15, 2026
Ikuti Instruksi Mendagri, Pemkab Bogor Fokus Tata Pegawai Paruh Waktu
Suara Bogor

Ikuti Instruksi Mendagri, Pemkab Bogor Fokus Tata Pegawai Paruh Waktu

June 15, 2026
KLH Gagas Gerakan Tobat Nasional Ekologis, Target Tanam 2 Miliar Pohon Bambu di Seluruh Indonesia
Suara Bogor

KLH Gagas Gerakan Tobat Nasional Ekologis, Target Tanam 2 Miliar Pohon Bambu di Seluruh Indonesia

June 14, 2026
Menteri Lingkungan Hidup Dukung Program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota
Suara Bogor

Menteri Lingkungan Hidup Dukung Program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota

June 14, 2026
Hadapi Ancaman Narkoba dan Penyimpangan Sosial, Pemkab Bogor Libatkan Ulama dan Pesantren
Suara Bogor

Hadapi Ancaman Narkoba dan Penyimpangan Sosial, Pemkab Bogor Libatkan Ulama dan Pesantren

June 13, 2026
Next Post
Sebanyak 52 Bangli di Samping ITC Cibinong, 80% Pedagang Bongkar Mandiri

Sebanyak 52 Bangli di Samping ITC Cibinong, 80% Pedagang Bongkar Mandiri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Kades Tlajung Udik Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data yang Akurat
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat
  • Karya Bakti Kampung Pancasila, TNI Rombak Terowongan Garuda
  • Data Desa Presisi Ciangsana Tarik Perhatian Akademisi Malaysia
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?