Wednesday, July 22, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Fenomena Kabut Selimuti Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

by Asep Saepudin Sayyev
June 30, 2025
in Suara Bogor
0
Fenomena Kabut Selimuti Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com — Dalam beberapa hari terakhir, cuaca berkabut mulai terlihat di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor dan kawasan Jabodetabek. Fenomena ini juga disertai dengan suhu udara yang terasa lebih dingin dari biasanya, terutama pada malam hingga pagi hari.

READ ALSO

Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa di Tanjungsari, Satwa Diserahkan ke BKSDA

OKP Desak Kejari Kabupaten Bogor Usut Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KNPI Rp5 Miliar

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG, Hadi Saputra menjelaskan, bahwa kondisi ini merupakan fenomena alam yang dipicu oleh beberapa faktor meteorologis.

Berdasarkan pengamatan BMKG, suhu udara tercatat menurun signifikan di beberapa titik, seperti Kota Baru Cikampek dan Jakarta Utara yang mencapai 23,1°C, Jakarta Timur 23,3°C, dan Depok bahkan lebih rendah di angka 22,1°C.

Menurut Hadi, kabut yang terjadi disebabkan oleh kombinasi curah hujan yang konsisten sejak 28 Juni lalu dan tutupan awan tebal yang menghalangi sinar matahari menembus ke permukaan bumi. Hal ini membuat pemanasan permukaan tanah tidak optimal, sehingga udara tetap dingin.

“Turunnya hujan disertai downdraft atau aliran udara dingin dari lapisan atas atmosfer, ditambah kelembapan tinggi di atas 90 persen serta angin yang berembus pelan, memicu terbentuknya kabut tipis pada malam hari,” jelasnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (30/6/25).

Hadi menegaskan, kabut yang saat ini terlihat di sebagian wilayah Jabodetabek umumnya merupakan fenomena alami akibat kelembapan tinggi dan suhu rendah. Namun, di wilayah perkotaan atau kawasan industri, terdapat potensi kabut tercampur dengan polusi udara.

Hadi menyebut, bahwa meskipun fenomena ini terjadi di tengah masa peralihan menuju musim kemarau, faktor utama bukanlah perubahan iklim ekstrem.

“Kondisi ini masih berada dalam kategori normal untuk periode Juni–Juli, meski terasa lebih dingin dibandingkan tahun-tahun sebelumnya akibat dinamika atmosfer yang sedang berlangsung,” ungkapnya.

BMKG memprediksi kondisi cuaca lembap dan relatif dingin ini masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Indikator atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby menunjukkan peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Jawa bagian barat dan tengah.

“Cuaca sejuk, berawan, dan lembap berpotensi terjadi kembali di wilayah Jabodetabek, terutama pada malam hingga pagi hari,” ujarnya.

Fenomena kabut ini secara umum tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Meski begitu, visibilitas pada pagi hari bisa sedikit terganggu, terutama bagi pengendara yang melewati wilayah berkabut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berkendara di pagi atau malam hari. Selain itu, disarankan untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya bagi mereka yang rentan terhadap perubahan suhu seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan,” imbuhnya.

Untuk sepekan ke depan, wilayah Jabodetabek diperkirakan akan berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Kabupaten dan Kota Bogor, Bekasi, Depok, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan sebagian wilayah Tangerang.

“Selalu waspada terhadap perubahan cuaca, hati-hati saat berkendara di wilayah berkabut, menghindari aktivitas luar ruangan dalam cuaca ekstrem dan memantau informasi cuaca terkini melalui Website resmi BMKG,” tutupnya.

Dalam pantauan SuaraBotim.Com di lapangan, terlihat wilayah Gunung Putri pada Minggu (29/6/25) berkabut pada sore hari.

Sementara, pemuda asal Desa Tlajung Udik Hery mengatakan, bahwa dirinya heran karena jarang terjadi hal seperti ini diwilayah Gunung Putri.

“Berasa dipuncak Bogor, soalnya jarang seperti ini bahkan belum pernah,” tutup Hery.

(Pandu)

Tags: BMKGFenomena berkabut

Related Posts

Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa di Tanjungsari, Satwa Diserahkan ke BKSDA
Suara Bogor

Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa di Tanjungsari, Satwa Diserahkan ke BKSDA

July 22, 2026
OKP Desak Kejari Kabupaten Bogor Usut Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KNPI Rp5 Miliar
Suara Bogor

OKP Desak Kejari Kabupaten Bogor Usut Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KNPI Rp5 Miliar

July 22, 2026
Sastra Winara Ajak Masyarakat Waspada, Tegaskan Bogor Tak Boleh Dicap sebagai Tempat LGBT
Suara Bogor

Sastra Winara Ajak Masyarakat Waspada, Tegaskan Bogor Tak Boleh Dicap sebagai Tempat LGBT

July 22, 2026
Lindungi Generasi Muda, Pemkab Bogor Siapkan Payung Hukum Terkait LGBT
Suara Bogor

Lindungi Generasi Muda, Pemkab Bogor Siapkan Payung Hukum Terkait LGBT

July 21, 2026
Polres Bogor Ungkap Peredaran 1 Juta Butir OKT, Jaringan Aceh Masih Diburu
Suara Bogor

Polres Bogor Ungkap Peredaran 1 Juta Butir OKT, Jaringan Aceh Masih Diburu

July 21, 2026
Sastra Winara Puji Polres Bogor Ungkap Kasus Narkoba, Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi
Suara Bogor

Sastra Winara Puji Polres Bogor Ungkap Kasus Narkoba, Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi

July 21, 2026
Next Post
Simpang Daralon Mulai Dilintasi, Suryanto Putra: Belum Resmi Dibuka!

Simpang Daralon Mulai Dilintasi, Suryanto Putra: Belum Resmi Dibuka!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa di Tanjungsari, Satwa Diserahkan ke BKSDA
  • OKP Desak Kejari Kabupaten Bogor Usut Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KNPI Rp5 Miliar
  • Sastra Winara Ajak Masyarakat Waspada, Tegaskan Bogor Tak Boleh Dicap sebagai Tempat LGBT
  • Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?