Wednesday, September 16, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Gubernur Jabar Targetkan Penanganan Longsor di Gunung Putri Rampung dalam Sepekan

by Yudi
July 22, 2025
in Suara Bogor
0
Gubernur Jabar Targetkan Penanganan Longsor di Gunung Putri Rampung dalam Sepekan
Share on FacebookShare on Twitter

Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan penanganan longsor di wilayah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akan tuntas dalam waktu satu pekan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menghadiri peluncuran Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Hambalang, Kecamatan Citeurep, Kabupaen Bogor, pada Senin (21/7/25).

READ ALSO

Rudy Susmanto Bantah Pertemuan dengan Pihak Summarecon Terkait OTT ATR/BPN: Saya 9 Hari di Galuga

Ancaman Kebakaran di Musim Kemarau, Bupati Bogor Ingatkan Warga Soal Bakar Sampah

“Minggu ini saya bereskan masalah longsor di Gunung Putri,” ujar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kepada SuaraBotim.Com.

Seperti diketahui, ratusan kepala keluarga (KK) di Kampung Gunung Putri Selatan, khususnya di RW 02, 05, dan 07, kini hidup dalam kekhawatiran akibat ancaman longsor yang kian meluas.

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengungkapkan, bahwa lebih dari satu hektar tanah milik warga telah hilang akibat erosi yang terjadi di sepanjang aliran Kali Cileungsi (Cigede).

“Longsor ini sudah berlangsung sejak 20 tahun lalu, sejak masa Pak Miming menjabat Kepala Desa. Kalau ditotal, bukan lagi 100–200 meter, tapi sudah hektaran tanah yang hilang,” katanya.

Menurutnya, kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan, karena jarak antara pemukiman warga dengan jurang hanya sekitar lima meter, sementara kedalaman jurang mencapai 50 meter. Setidaknya 20 KK terdampak langsung dan tinggal menunggu nasib jika longsor terus terjadi.

“Saya miris melihat satu per satu bidang tanah milik masyarakat hilang ditelan longsor. Kalau tidak segera ditangani, korban jiwa bisa saja terjadi,” ujarnya.

Daman Huri menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kondisi ini sejak tahun 2020 kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Kementerian PUPR agar dilakukan pembangunan turap dan bronjong. Namun hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah.

“Kami sudah ajukan melalui RDP (Rapat Dengar Pendapat), bahkan sudah disampaikan ke DPR RI melalui H. Mulyadi dari Fraksi Gerindra saat itu. Tapi sampai sekarang, belum juga ada realisasi,” jelasnya.

Ia berharap, Gubernur Dedi Mulyadi yang dikenal peduli terhadap isu lingkungan, benar-benar menindaklanjuti penanganan longsor di wilayah tersebut. Selain itu, ia juga memohon perhatian dari Bupati Bogor agar memberikan atensi penuh terhadap keluhan warga.

“Warga Gunung Putri setiap hari dihantui rasa takut. Saya mohon, rekomendasi yang sudah dibuat sejak 2020 bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Gubernur Dedi MulyadiLongsor Gunung Putri

Related Posts

Rudy Susmanto Bantah Pertemuan dengan Pihak Summarecon Terkait OTT ATR/BPN: Saya 9 Hari di Galuga
Suara Bogor

Rudy Susmanto Bantah Pertemuan dengan Pihak Summarecon Terkait OTT ATR/BPN: Saya 9 Hari di Galuga

September 16, 2026
Ancaman Kebakaran di Musim Kemarau, Bupati Bogor Ingatkan Warga Soal Bakar Sampah
Suara Bogor

Ancaman Kebakaran di Musim Kemarau, Bupati Bogor Ingatkan Warga Soal Bakar Sampah

September 16, 2026
KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon
Suara Bogor

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon

September 15, 2026
‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎
Suara Bogor

‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎

September 15, 2026
Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek
Suara Bogor

Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek

September 15, 2026
Kekeringan Makin Mengkhawatirkan, Bumi Tegar Beriman Berstatus “AWAS”
Suara Bogor

Kekeringan Makin Mengkhawatirkan, Bumi Tegar Beriman Berstatus “AWAS”

September 15, 2026
Next Post
Usai Bikin Gaduh di Pakansari, Konten Kreator Motovlog Minta Maaf

Usai Bikin Gaduh di Pakansari, Konten Kreator Motovlog Minta Maaf

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Rudy Susmanto Bantah Pertemuan dengan Pihak Summarecon Terkait OTT ATR/BPN: Saya 9 Hari di Galuga
  • KPK Dalami Pertemuan Pihak Summarecon dengan Pemkab Bogor Sebelum OTT
  • Ancaman Kebakaran di Musim Kemarau, Bupati Bogor Ingatkan Warga Soal Bakar Sampah
  • Pengurusan HGB di Bogor Berujung OTT, KPK Tetapkan 8 Tersangka
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?