Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan penanganan longsor di wilayah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akan tuntas dalam waktu satu pekan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menghadiri peluncuran Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Hambalang, Kecamatan Citeurep, Kabupaen Bogor, pada Senin (21/7/25).
“Minggu ini saya bereskan masalah longsor di Gunung Putri,” ujar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kepada SuaraBotim.Com.
Seperti diketahui, ratusan kepala keluarga (KK) di Kampung Gunung Putri Selatan, khususnya di RW 02, 05, dan 07, kini hidup dalam kekhawatiran akibat ancaman longsor yang kian meluas.
Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengungkapkan, bahwa lebih dari satu hektar tanah milik warga telah hilang akibat erosi yang terjadi di sepanjang aliran Kali Cileungsi (Cigede).
“Longsor ini sudah berlangsung sejak 20 tahun lalu, sejak masa Pak Miming menjabat Kepala Desa. Kalau ditotal, bukan lagi 100–200 meter, tapi sudah hektaran tanah yang hilang,” katanya.
Menurutnya, kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan, karena jarak antara pemukiman warga dengan jurang hanya sekitar lima meter, sementara kedalaman jurang mencapai 50 meter. Setidaknya 20 KK terdampak langsung dan tinggal menunggu nasib jika longsor terus terjadi.
“Saya miris melihat satu per satu bidang tanah milik masyarakat hilang ditelan longsor. Kalau tidak segera ditangani, korban jiwa bisa saja terjadi,” ujarnya.
Daman Huri menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kondisi ini sejak tahun 2020 kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Kementerian PUPR agar dilakukan pembangunan turap dan bronjong. Namun hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah.
“Kami sudah ajukan melalui RDP (Rapat Dengar Pendapat), bahkan sudah disampaikan ke DPR RI melalui H. Mulyadi dari Fraksi Gerindra saat itu. Tapi sampai sekarang, belum juga ada realisasi,” jelasnya.
Ia berharap, Gubernur Dedi Mulyadi yang dikenal peduli terhadap isu lingkungan, benar-benar menindaklanjuti penanganan longsor di wilayah tersebut. Selain itu, ia juga memohon perhatian dari Bupati Bogor agar memberikan atensi penuh terhadap keluhan warga.
“Warga Gunung Putri setiap hari dihantui rasa takut. Saya mohon, rekomendasi yang sudah dibuat sejak 2020 bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.
(Pandu)







