Cibinong, SuaraBotim.Com — Setelah melakukan pembersihan tumpukan sampah di saluran irigasi Setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor kini memasang jaring apung di kawasan bawah jembatan Setu Cikaret guna mencegah aliran sampah kembali menumpuk di area tersebut.
Pengawas Bidang Persampahan DLH Kabupaten Bogor, Iman, menjelaskan bahwa pemasangan jaring apung difokuskan di bawah jembatan untuk menahan sampah yang terbawa arus air ke arah rel dan wilayah hilir.
“Untuk sementara, kita pasang jaring apung di bawah jembatan dulu untuk mencegah sampah terbawa ke arah rel. Lokasinya juga strategis karena lebih aman dan mudah dijangkau untuk pengangkutan,” ujar Iman, Rabu (15/10/25).
Jaring apung tersebut berukuran 5 meter panjang dan 3 meter tinggi, disesuaikan dengan kondisi saluran air di lokasi. Menurut Iman, pemasangan dilakukan segera setelah peralatan tersedia.
“Begitu barangnya ada, kita langsung bergerak. Panjangnya sekitar lima meter dengan tinggi tiga meter, menyesuaikan lokasi di bawah jembatan,” katanya.
Iman juga menuturkan bahwa kondisi tumpukan sampah di saluran irigasi kini sudah jauh berkurang setelah dilakukan pembersihan oleh tim DLH.
Meski demikian, proses pembersihan masih terus dilanjutkan untuk memastikan aliran air benar-benar lancar.
“Sekarang kondisinya sudah jauh berkurang dibanding kemarin. Tim kami masih terus melanjutkan pembersihan,” jelasnya.
Ke depan, DLH Kabupaten Bogor berencana memperluas pemasangan jaring apung di beberapa titik strategis lain, seperti Jalan Raya Bogor–Jakarta dan Kali Baru, untuk mencegah penumpukan sampah di aliran sungai dan irigasi lainnya.
“Insyaallah ke depannya kita akan pasang juga di beberapa titik lain seperti di jalan raya Bogor–Jakarta dan Kali Baru, terutama di bagian hilir,” tutupnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DLH Kabupaten Bogor dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi pencemaran air, serta mencegah banjir akibat sampah yang terbawa arus.
(Pandu)







