Thursday, February 12, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Harga Beras Medium di Kabupaten Bogor Naik, Begini Kata Teuku Mulya!

by Arsyit Syarifudin
August 28, 2025
in Suara Bogor
0
Harga Beras Medium di Kabupaten Bogor Naik, Begini Kata Teuku Mulya!
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Beras medium di Kabupaten Bogor dipastikan naik usai Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dari Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa kenaikan ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi pasar di wilayah Bogor.

READ ALSO

350 Warga Cileungsi Padati GOR Metland Ikuti Seleksi Dapur Makan Bergizi Gratis

Lantik 245 Pejabat Baru, Dedie Rachim ke Lurah: Harus Peka Nasib Warga

“Itu kan penetapan harga eceran tertinggi oleh Bapanas. Jadi sifatnya standar harga yang diterbitkan pemerintah pusat. Hanya beras medium yang naik dari Rp12.500 menjadi Rp13.500, sedangkan beras premium tetap,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Kamis (28/8/25).

Menurutnya, penetapan harga dilakukan berdasarkan wilayah. Misalnya, Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan masuk satu zona, sementara Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berada di zona lain. Wilayah Bali serta Nusa Tenggara juga memiliki standar harga tersendiri.

Terkait pengawasan, Teuku mengakui pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung untuk menindak penjual yang menjual di atas HET. Namun, langkah antisipasi bisa dilakukan melalui operasi pasar dengan menyediakan beras lebih murah agar harga tidak bergejolak.

“Kalau ada harga tinggi di pasar, biasanya pemerintah daerah melakukan operasi pasar. Itu cara kami menjaga kestabilan. Untuk penindakan langsung terhadap penjual, kewenangannya ada di aparat penegak hukum,” jelasnya.

Teuku juga menegaskan, bahwa pasokan beras di Kabupaten Bogor masih aman. Kalaupun terjadi kenaikan harga di lapangan, biasanya disebabkan oleh faktor produsen yang menahan stok karena situasi tertentu.

“Insyaallah pasokan masih aman. Kalau pun ada harga tinggi, biasanya karena produsen menahan dulu stoknya. Jadi bukan karena kelangkaan yang serius,” tegasnya.

Dengan adanya kebijakan Bapanas ini, masyarakat diharapkan tidak khawatir karena harga beras di pasar tetap terkendali, terutama untuk beras premium yang tidak mengalami perubahan harga.

(Pandu)

Tags: BapanasBeras MediumDinas Ketahanan PanganDKPHarga BerasHarga Eceran TertinggiHETKabupaten Bogoroperasi pasarStabilitas Hargateuku mulya

Related Posts

350 Warga Cileungsi Padati GOR Metland Ikuti Seleksi Dapur Makan Bergizi Gratis
Suara Bogor

350 Warga Cileungsi Padati GOR Metland Ikuti Seleksi Dapur Makan Bergizi Gratis

February 11, 2026
Lantik 245 Pejabat Baru, Dedie Rachim ke Lurah: Harus Peka Nasib Warga
Suara Bogor

Lantik 245 Pejabat Baru, Dedie Rachim ke Lurah: Harus Peka Nasib Warga

February 11, 2026
80 Persen Rampung, Penertiban Baliho dan Umbul-Umbul di Kabupaten Bogor Dikebut Sebelum Ramadhan
Suara Bogor

80 Persen Rampung, Penertiban Baliho dan Umbul-Umbul di Kabupaten Bogor Dikebut Sebelum Ramadhan

February 11, 2026
Lima Proyek Strategis Botim, DPRD Kabupaten Bogor Wacanakan Syukuran Potong Kambing
Suara Bogor

Lima Proyek Strategis Botim, DPRD Kabupaten Bogor Wacanakan Syukuran Potong Kambing

February 10, 2026
H. Achmad Fathoni Dorong TPST Olah Sampah Jadi RDF, Insinerator di Tahap Akhir
Suara Bogor

H. Achmad Fathoni Dorong TPST Olah Sampah Jadi RDF, Insinerator di Tahap Akhir

February 10, 2026
Persoalan Sampah Kian Krodit di Cileungsi, Aktivis Lingkungan Usulkan Patroli Sampah dan Sanksi Sosial
Suara Bogor

Persoalan Sampah Kian Krodit di Cileungsi, Aktivis Lingkungan Usulkan Patroli Sampah dan Sanksi Sosial

February 10, 2026
Next Post
Usai HET Naik, Penjual Beras di Pasar Cibinong Keluhkan Omzet Turun 30%

Usai HET Naik, Penjual Beras di Pasar Cibinong Keluhkan Omzet Turun 30%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Polisi Ungkap Kronologi Perempuan Gantung Diri di Gunung Putri, Korban Diduga Alami Depresi
  • Vila di Hambalang Terdampak Longsor Akibat Hujan Deras, Akses Jalan Sempat Tertutup
  • Kontingen PSM Kodim 0621 Terjunkan 77 Pesilat di Piala Pangdam III/Siliwangi
  • 73 Rumah Terdampak Banjir di Babakan Madang, BPBD: Air Sempat Capai 1,6 Meter

Newsletter

  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?