Monday, July 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Harga Beras Medium di Kabupaten Bogor Naik, Begini Kata Teuku Mulya!

by Arsyit Syarifudin
August 28, 2025
in Suara Bogor
0
Harga Beras Medium di Kabupaten Bogor Naik, Begini Kata Teuku Mulya!
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Beras medium di Kabupaten Bogor dipastikan naik usai Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dari Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa kenaikan ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi pasar di wilayah Bogor.

READ ALSO

‎Kolaborasi Bhayangkara dan FWHBU: Santunan Yatim & Penyuluhan Hukum

‎Damkar Kabupaten Bogor Catat 34 Kasus Kebakaran Saat Kemarau

“Itu kan penetapan harga eceran tertinggi oleh Bapanas. Jadi sifatnya standar harga yang diterbitkan pemerintah pusat. Hanya beras medium yang naik dari Rp12.500 menjadi Rp13.500, sedangkan beras premium tetap,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Kamis (28/8/25).

Menurutnya, penetapan harga dilakukan berdasarkan wilayah. Misalnya, Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan masuk satu zona, sementara Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berada di zona lain. Wilayah Bali serta Nusa Tenggara juga memiliki standar harga tersendiri.

Terkait pengawasan, Teuku mengakui pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung untuk menindak penjual yang menjual di atas HET. Namun, langkah antisipasi bisa dilakukan melalui operasi pasar dengan menyediakan beras lebih murah agar harga tidak bergejolak.

“Kalau ada harga tinggi di pasar, biasanya pemerintah daerah melakukan operasi pasar. Itu cara kami menjaga kestabilan. Untuk penindakan langsung terhadap penjual, kewenangannya ada di aparat penegak hukum,” jelasnya.

Teuku juga menegaskan, bahwa pasokan beras di Kabupaten Bogor masih aman. Kalaupun terjadi kenaikan harga di lapangan, biasanya disebabkan oleh faktor produsen yang menahan stok karena situasi tertentu.

“Insyaallah pasokan masih aman. Kalau pun ada harga tinggi, biasanya karena produsen menahan dulu stoknya. Jadi bukan karena kelangkaan yang serius,” tegasnya.

Dengan adanya kebijakan Bapanas ini, masyarakat diharapkan tidak khawatir karena harga beras di pasar tetap terkendali, terutama untuk beras premium yang tidak mengalami perubahan harga.

(Pandu)

Tags: BapanasBeras MediumDinas Ketahanan PanganDKPHarga BerasHarga Eceran TertinggiHETKabupaten Bogoroperasi pasarStabilitas Hargateuku mulya

Related Posts

‎Kolaborasi Bhayangkara dan FWHBU: Santunan Yatim & Penyuluhan Hukum
Suara Bogor

‎Kolaborasi Bhayangkara dan FWHBU: Santunan Yatim & Penyuluhan Hukum

July 12, 2026
‎Damkar Kabupaten Bogor Catat 34 Kasus Kebakaran Saat Kemarau
Suara Bogor

‎Damkar Kabupaten Bogor Catat 34 Kasus Kebakaran Saat Kemarau

July 12, 2026
‎Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Tegar Beriman Diserbu Warga, Argentina Menang 3-1 atas Swiss
Suara Bogor

‎Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Tegar Beriman Diserbu Warga, Argentina Menang 3-1 atas Swiss

July 12, 2026
Studi Apa Refreshing ? Dua Pejabat Pemkab Bogor Beri Pernyataan Berbeda Soal Perjalanan ke Yogya
Suara Bogor

Studi Apa Refreshing ? Dua Pejabat Pemkab Bogor Beri Pernyataan Berbeda Soal Perjalanan ke Yogya

July 11, 2026
Polsek Parung Sita 1.134 Botol Miras Ilegal di Ciseeng Saat KRYD
Suara Bogor

Polsek Parung Sita 1.134 Botol Miras Ilegal di Ciseeng Saat KRYD

July 11, 2026
Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat untuk Bersihkan Sampah di Kali Baru Cibinong
Suara Bogor

Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat untuk Bersihkan Sampah di Kali Baru Cibinong

July 11, 2026
Next Post
Usai HET Naik, Penjual Beras di Pasar Cibinong Keluhkan Omzet Turun 30%

Usai HET Naik, Penjual Beras di Pasar Cibinong Keluhkan Omzet Turun 30%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Kolaborasi Bhayangkara dan FWHBU: Santunan Yatim & Penyuluhan Hukum
  • ‎Damkar Kabupaten Bogor Catat 34 Kasus Kebakaran Saat Kemarau
  • ‎Ular Masuk Rumah di Bojonggede, Damkar Evakuasi dalam 20 Menit
  • ‎Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Tegar Beriman Diserbu Warga, Argentina Menang 3-1 atas Swiss
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?