Tuesday, April 21, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Usai HET Naik, Penjual Beras di Pasar Cibinong Keluhkan Omzet Turun 30%

by Arsyit Syarifudin
August 28, 2025
in Suara Bogor
0
Usai HET Naik, Penjual Beras di Pasar Cibinong Keluhkan Omzet Turun 30%
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Kenaikan harga eceran tertinggi (HET) beras medium membuat sejumlah pedagang di Kabupaten Bogor merasakan dampak signifikan.

Salah satunya dialami Anton (35) pedagang beras di Pasar Cibinong, yang mengaku omzet penjualannya turun hingga 30 persen dalam sebulan terakhir.

READ ALSO

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Menurut Anton, harga beras premium saat ini rata-rata sudah menyentuh Rp13.000 per kilogram* jauh lebih tinggi dibanding harga normal sebelumnya di kisaran Rp11.100 hingga Rp12.300 per kilogram.

“Emang lagi naik harga, paling murah aja Rp13 ribu per kilo. Sekarang sudah nggak bisa lagi nyentuh harga Rp12 ribuan, apalagi Rp11 ribu. Jadi otomatis pembeli berkurang,” jelas Anton kepada SuaraBotim.Com, Kamis (28/8/25).

Anton mengatakan, penurunan jumlah pembeli bukan hanya karena harga beras yang naik, tetapi juga kondisi ekonomi masyarakat yang sedang menurun.

“Ekonomi lagi turun, ditambah beras naik, jadi pembeli makin sepi. Apalagi banyak pelanggan kami pedagang makanan, seperti nasi goreng atau pecel lele. Kalau mereka sepi, otomatis saya juga ikut turun omzetnya,” ungkapnya.

Sejak harga naik sebulan terakhir, omzet Anton turun hingga 30 persen. Ia menyebut kondisi pasar sangat sepi dibanding biasanya.

Anton menilai salah satu penyebab kenaikan harga beras adalah faktor cuaca ekstrem yang membuat hasil panen terganggu.

“Naiknya karena cuaca. Hujan terus-terusan bikin sawah banjir. Jadi pasokan dari Jawa atau Cipinang berkurang, harganya ikut naik,” ujarnya.

Anton berharap pemerintah bisa segera mengambil langkah agar harga beras kembali stabil. Menurutnya, jika harga terus tinggi, banyak konsumen yang akan beralih atau mengurangi pembelian.

“Harapan ke pemerintah ya semoga bisa diturunin lagi harga berasnya. Kalau terus mahal, takutnya pelanggan kabur. Saya aja sekarang ngambil untung tipis biar nggak ditinggal pembeli,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Cuaca EkstremDaya BeliEkonomiHarga Beras NaikHETKabupaten BogorOmzet TurunPasar CibinongPedagang Beras

Related Posts

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi
Suara Bogor

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

April 19, 2026
Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Suara Bogor

Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

April 18, 2026
Ikan Sapu-Sapu Menginvasi Sungai di Kabupaten Bogor, Ancam Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat
Suara Bogor

Ikan Sapu-Sapu Menginvasi Sungai di Kabupaten Bogor, Ancam Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat

April 17, 2026
Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
Suara Bogor

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

April 17, 2026
‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas
Suara Bogor

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

April 16, 2026
‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat
Suara Bogor

‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat

April 16, 2026
Next Post
Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Sukamakmur Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral

Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Sukamakmur Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
  • ‎Bocah 6 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Ciliwung
  • Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat
  • Jalur RI 1 Cijayanti Ditata, Bangunan Liar Dibersihkan dan PKL Direlokasi
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?